— Pertandingan yang sangat dramatis dan berat sebelah tersaji di laga lanjutan liga saat West Ham menjamu raksasa Manchester City. Meski terus digempur habis-habisan sepanjang 90 menit penuh, skuad The Hammers secara luar biasa sukses memaksakan hasil imbang 1-1 dan menahan laju tim tamu.

Laga ini benar-benar menjadi bukti nyata bahwa penguasaan bola dan dominasi serangan yang mutlak tidak selalu menjamin sebuah kemenangan di sepak bola.

Saling Berbalas Gol Cepat di Babak Pertama

Manchester City sejatinya sudah mendikte jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Setelah sempat diwarnai kartu kuning untuk Omar Marmoush di menit ke-11 akibat handling (menyentuh bola dengan tangan), tim asuhan Pep Guardiola akhirnya sukses memecah kebuntuan lebih dulu. Pada menit ke-31, Bernardo Silva berhasil merobek gawang tuan rumah setelah menuntaskan umpan matang (assist) dari Omar Marmoush.

Namun, keunggulan The Citizens ternyata hanya berumur jagung. Berselang empat menit saja (35′), West Ham langsung membalas lewat skema yang sangat efektif. Umpan dari Jarrod Bowen berhasil dimaksimalkan dengan sempurna oleh bek Konstantinos Mavropanos untuk mengubah papan skor kembali sama kuat 1-1. Tensi yang sedikit memanas jelang turun minum membuat pencetak gol City, Bernardo Silva, diganjar kartu kuning pada menit ke-37 akibat permainan kasar (roughing).

Tembok Kokoh West Ham dan Hujan Substitusi

Memasuki babak kedua, Manchester City semakin mengurung pertahanan West Ham. Untuk menambah daya gedor, rotasi besar-besaran dilakukan dengan memasukkan Rayan Cherki menggantikan Omar Marmoush (60′), Jeremy Doku menggantikan Rayan Ait-Nouri (60′), Phil Foden menarik keluar Antoine Semenyo (75′), dan Tijjani Reijnders menggantikan Bernardo Silva (75′).

Di sisi lain, West Ham asyik bertahan rapat dan merespons dengan memasukkan tenaga-tenaga segar untuk memutus aliran bola City. Soumaila Magassa masuk menggantikan Pablo (64′), disusul Adama Traore yang menggantikan Taty Castellanos (75′), dan terakhir M. Kante masuk menarik keluar Jarrod Bowen di masa injury time (90+6′). Strategi bertahan total ini memaksa pemain West Ham melakukan pelanggaran taktis yang berbuah kartu kuning untuk Soumaila Magassa (76′) dan Matheus Fernandes (89′).

Statistik Jomplang: 1 Berbanding 24 Tembakan!

Hal paling gila dari hasil imbang ini terlihat jelas pada data statistik akhir pertandingan. Manchester City benar-benar mendominasi penguasaan bola (ball possession) hingga menyentuh angka 71 persen, mengurung West Ham yang hanya memegang 29 persen bola.

Lebih mencengangkan lagi, gawang West Ham dihujani total 24 tembakan oleh para pemain City dengan angka harapan gol (Expected Goals atau xG) mencapai 2.11. Sebaliknya, West Ham tampil sangat ultra-efektif. Sepanjang laga, mereka hanya sanggup melepaskan 1 total tembakan (dengan xG 0.54) dan satu-satunya tembakan tersebut sukses berbuah gol!