— Pertandingan sengit tersaji saat tuan rumah Bayer Leverkusen menjamu Arsenal. Laga yang berlangsung dengan tensi tinggi ini pada akhirnya harus diselesaikan dengan berbagi angka usai berakhir imbang 1-1.

Kemenangan Bayer Leverkusen yang sudah berada di depan mata harus buyar akibat eksekusi penalti di menit-menit akhir pertandingan yang diselesaikan dengan dingin oleh mantan pemain mereka sendiri, Kai Havertz.

Kebuntuan Pecah di Awal Babak Kedua

Setelah jual-beli serangan yang berakhir tanpa gol di sepanjang babak pertama, publik tuan rumah langsung bersorak kegirangan saat babak kedua baru berjalan satu menit. Tepat pada menit ke-46, Robert Andrich sukses memecah kebuntuan dan mengoyak jala gawang Arsenal usai memaksimalkan umpan matang (assist) dari Alejandro Grimaldo.

Tertinggal satu gol membuat Arsenal terus berusaha meningkatkan intensitas serangan. Pelatih The Gunners mencoba mencari jalan keluar dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, di antaranya menarik keluar Bukayo Saka untuk memasukkan Noni Madueke (60′), mengganti Viktor Gyokeres dengan Kai Havertz (74′), serta memasukkan Gabriel Jesus untuk menggantikan Eberechi Eze (82′).

Di kubu lawan, Bayer Leverkusen juga menyegarkan skuadnya dengan memasukkan Malik Tillman menggantikan Ibrahim Maza (74′), serta menarik Exequiel Palacios dan Martin Terrier untuk digantikan oleh Enzo Fernandez dan Jonas Hofmann secara bersamaan di menit ke-82.

Drama Penalti Havertz dan Hujan Kartu Kuning

Secara statistik, Arsenal sejatinya menguasai jalannya pertandingan dengan dominasi penguasaan bola (ball possession) sebesar 55 persen dan mencatatkan angka harapan gol (Expected Goals atau xG) yang lebih tinggi, yakni 1.65. Namun, mereka cukup kesulitan menciptakan peluang tembakan, terbukti dari total hanya 6 tembakan yang tercipta, berbanding 10 percobaan milik tuan rumah.

Kesabaran dan tekanan dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil krusial pada menit ke-89. Arsenal mendapatkan hadiah penalti, dan Kai Havertz yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menuntaskan tugasnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Tingginya tensi pertandingan ini juga tergambar dari banyaknya pelanggaran yang terjadi. Wasit terpaksa mengeluarkan total tujuh kartu kuning. Di kubu Bayer Leverkusen, kartu kuning diberikan kepada Robert Andrich, Emmanuel Poku, Exequiel Palacios, dan Alejandro Grimaldo. Sementara dari sisi Arsenal, Gabriel Martinelli, Martin Zubimendi, dan Kai Havertz juga harus masuk ke dalam buku catatan wasit akibat berbagai pelanggaran mulai dari holding, tripping, hingga unsportsmanlike conduct.