Ihram.co.id — Dewa United FC tampil impresif pada babak pertama laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026. Menghadapi Arema FC, tim berjuluk Banten Warriors berhasil menutup 45 menit awal dengan keunggulan meyakinkan 2-0.
Penyerang andalan Dewa United, Alex Martins Ferreira, menjadi aktor utama di balik dominasi tersebut. Striker asal Brasil itu mencetak dua gol di babak pertama, sekaligus menegaskan perannya sebagai mesin gol utama tim.
Alex Martins Jadi Pembeda di Babak Pertama
Alex Martins Ferreira membuka keunggulan Dewa United FC saat laga baru berjalan empat menit. Ia sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran di area terlarang Arema FC.
Tak berhenti sampai di situ, Alex kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang turun minum. Tepat pada menit ke-43, ia menggandakan keunggulan Dewa United lewat penyelesaian klinis hasil skema serangan terbuka yang tersusun rapi.
Dominasi Permainan Dewa United FC
Sejak peluit awal dibunyikan, Dewa United FC tampil agresif dan percaya diri. Tekanan tinggi yang mereka terapkan membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan dan kerap kehilangan bola di area sendiri.
Keunggulan cepat membuat Dewa United semakin nyaman mengontrol tempo pertandingan. Lini tengah tampil solid dalam menjaga alur permainan, sementara sektor sayap aktif membuka ruang bagi Alex Martins dan rekan-rekannya.
Ketajaman Alex Martins Kembali Terbukti
Dua gol yang dicetak Alex Martins menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang tajam. Gol penalti memperlihatkan ketenangannya, sedangkan gol kedua menjadi bukti kecerdasannya membaca ruang dan peluang.
Kontribusi besar Alex Martins tidak hanya berdampak pada keunggulan skor, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri seluruh skuad Dewa United FC dalam menekan Arema FC sepanjang babak pertama.
Arema FC Masih Kesulitan Menembus Pertahanan
Arema FC berusaha merespons ketertinggalan dengan membangun serangan secara bertahap. Namun, rapatnya pertahanan Dewa United membuat peluang-peluang Singo Edan kerap kandas sebelum mencapai area berbahaya.
Beberapa kali Arema mencoba mengandalkan serangan balik, tetapi minimnya penyelesaian akhir membuat mereka gagal memperkecil ketertinggalan hingga jeda turun minum.
Babak Kedua Jadi Ujian Mental Arema FC
Tertinggal dua gol di kandang sendiri, Arema FC menghadapi tantangan besar di babak kedua. Evaluasi cepat dan perubahan strategi menjadi kunci jika mereka ingin bangkit dan mengejar hasil positif.
Sementara itu, Dewa United FC berada di atas angin dan hanya perlu menjaga konsistensi permainan untuk mengamankan poin penuh dari laga ini.
Ikuti Ihram.co.id
