Persebaya Surabaya tampil impresif saat menjalani laga tandang pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bajul Ijo sukses membawa pulang tiga poin penuh usai menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor meyakinkan 3-0.

Kemenangan ini menjadi bukti efektivitas permainan Persebaya yang mampu memadukan pertahanan solid dan serangan balik cepat. Meski sempat berada di bawah tekanan, tim asuhan Bernardo Tavares tetap tenang dan mampu memaksimalkan setiap peluang yang tercipta.

PSIM Tekan Sejak Awal, Persebaya Curi Keunggulan

PSIM Yogyakarta langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Dukungan publik tuan rumah membuat Laskar Mataram berani menekan melalui permainan terbuka. Sejumlah peluang sempat lahir lewat Ze Valente dan Nermin Haljeta, namun semuanya mampu digagalkan oleh penampilan gemilang Ernando Ari.

Di tengah dominasi PSIM, Persebaya justru berhasil mencuri gol lebih dulu. Pada menit ke-35, serangan balik cepat diawali oleh Malik Risaldi. Bruno Moreira kemudian menunjukkan kualitas individunya dengan melewati dua pemain sebelum mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Gali Freitas untuk membawa Persebaya unggul 1-0.

Babak Kedua: Efektivitas Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, PSIM tetap menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih dominan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Persebaya membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.

Persebaya kembali menunjukkan efektivitasnya pada menit ke-73. Baru dua menit berada di lapangan, Bruno Paraiba langsung mencetak gol melalui tendangan keras kaki kiri yang tak mampu dibendung Cahya Supriadi. Gol tersebut menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0.

Gol Spektakuler Rachmat Irianto Tutup Laga

Keunggulan Persebaya semakin terasa menjelang akhir pertandingan. Rachmat Irianto mencetak gol ketiga sekaligus penutup kemenangan Bajul Ijo pada menit ke-83. Ia melakukan aksi individu luar biasa dengan membawa bola dari area pertahanan sendiri hingga ke kotak penalti PSIM sebelum menuntaskannya dengan sempurna.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Persebaya sekaligus mematahkan perlawanan PSIM di hadapan pendukungnya sendiri.

Posisi Klasemen dan Tren Positif Bajul Ijo

Hasil ini memperpanjang catatan positif Persebaya yang belum tersentuh kekalahan sejak Oktober 2025. Tambahan tiga poin membawa Bajul Ijo naik ke posisi keenam klasemen sementara BRI Super League dengan total 31 poin.

Sebaliknya, PSIM Yogyakarta harus menghentikan tren dua kemenangan beruntun mereka. Laskar Mataram kini tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 30 poin, terpaut satu angka dari Persebaya.