Ajax Amsterdam kembali gagal meraih hasil maksimal di Eredivisie musim 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Johan Cruijff Arena, De Godenzonen harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Go Ahead Eagles dengan skor 2-2 dalam laga yang berlangsung Sabtu, 17 Januari 2026 malam WIB.

Hasil ini menjadi sorotan karena Ajax dua kali unggul namun gagal mempertahankan keunggulan. Tambahan satu poin tersebut membuat persaingan di papan atas klasemen semakin berat, sekaligus menambah tekanan bagi skuad asuhan pelatih interim Fred Grim dalam perburuan gelar liga Belanda.

Ajax Gagal Maksimalkan Keuntungan Kandang

Dalam lanjutan Eredivisie pekan ke-19, Ajax Amsterdam ditahan imbang 2-2 oleh Go Ahead Eagles. Bermain di hadapan publik sendiri, Ajax sebenarnya tampil dominan, namun kurang efektif dalam mengamankan hasil akhir.

Tambahan satu poin membuat Ajax kini mengoleksi 34 poin dari 19 pertandingan dan tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Sementara itu, Go Ahead Eagles sukses mencuri satu poin berharga yang mengangkat mereka ke posisi ke-12 dengan 21 poin.

Babak Pertama: Ajax Unggul, Eagles Mampu Menyamakan Skor

Sejak awal laga, Ajax langsung mengambil inisiatif serangan dengan mendominasi penguasaan bola. Dukungan penuh suporter membuat tuan rumah tampil agresif dan terus menekan pertahanan Go Ahead Eagles.

Gol pembuka Ajax akhirnya tercipta pada menit ke-25 lewat aksi penyerang andalan mereka. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Go Ahead Eagles mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang Ajax dan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-38. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.

Gol Kedua Ajax Tak Mampu Kunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, Ajax kembali meningkatkan tempo permainan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-55 ketika gelandang mereka berhasil menjebol gawang tim tamu, membuat Ajax kembali unggul 2-1.

Gol tersebut sempat menjadi momentum bagi Ajax untuk mengamankan kemenangan. Namun, rapuhnya konsentrasi di lini pertahanan kembali menjadi masalah yang belum terpecahkan oleh De Godenzonen musim ini.

Mentalitas Tangguh Go Ahead Eagles

Go Ahead Eagles menunjukkan semangat pantang menyerah sepanjang pertandingan. Tim tamu, yang dikenal produktif dengan catatan mencetak dua gol atau lebih dalam 67 persen dari enam laga terakhir Eredivisie, kembali memberi kejutan.

Pada menit ke-82, Go Ahead Eagles sukses mencetak gol penyama kedudukan melalui skema serangan balik cepat yang tak mampu diantisipasi pertahanan Ajax. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan meski kedua tim saling menekan di sisa waktu laga.

Statistik dan Rekor Pertemuan

Secara statistik, Ajax masih unggul dalam rekor pertemuan atas Go Ahead Eagles. Dari 18 laga sebelumnya, Ajax mencatatkan 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 2 kekalahan.

Musim ini, Ajax memiliki rata-rata mencetak 2,00 gol per pertandingan, sementara Go Ahead Eagles mencatatkan rata-rata 1,38 gol. Meski demikian, dominasi statistik tersebut tidak cukup untuk mengamankan kemenangan di laga ini.

Persaingan Papan Atas Semakin Ketat

Hasil imbang ini menjadi kerugian bagi Ajax dalam persaingan papan atas. Mereka gagal memangkas jarak dengan PSV Eindhoven yang masih memimpin klasemen dengan 49 poin, unggul 16 poin dari Ajax. Feyenoord berada di posisi kedua dengan 36 poin, atau terpaut tiga angka dari De Godenzonen.

Dengan enam hasil imbang dari 18 pertandingan musim ini, Ajax masih menghadapi tantangan besar dalam menjaga konsistensi performa.

Tantangan Fred Grim di Sisa Musim

Pelatih interim Ajax, Fred Grim, kini dihadapkan pada tugas berat untuk membawa timnya kembali ke jalur kemenangan. Perbaikan di sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah utama agar Ajax tidak kembali kehilangan poin penting.

Fokus Ajax selanjutnya akan tertuju pada laga pekan berikutnya menghadapi FC Volendam pada 24 Januari 2026. Laga tersebut menjadi kesempatan krusial bagi Ajax untuk bangkit dan menjaga peluang mereka dalam persaingan Eredivisie musim ini.