— Pertandingan sengit antara Malut United melawan PSM Makassar berakhir dengan skor imbang 3-3. Laga yang berlangsung penuh ketegangan ini diwarnai dengan aksi saling berbalas gol sejak babak pertama hingga menjelang peluit panjang dibunyikan.

Secara keseluruhan, pertandingan berjalan sangat terbuka dengan dominasi serangan bergantian dari kedua kesebelasan. Tuan rumah sempat unggul dengan selisih dua gol pada pertengahan babak kedua, namun momentum kemenangan tersebut sirna akibat kebangkitan tim tamu dan sebuah keputusan penting pada masa tambahan waktu.

Malut United Sempat Membalikkan Keadaan

Malut United mengawali pertandingan dengan kurang beruntung setelah tertinggal lebih dulu pada paruh pertama laga. Tim tamu berhasil memimpin 0-1 melalui sebuah gol bunuh diri yang secara tidak sengaja dilakukan oleh pemain tuan rumah, Yakob Sayuri, pada menit ke-38.

Memasuki babak kedua, skuad tuan rumah merespons dengan sangat agresif dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-1 secara cepat. Gol balasan pembuka dicetak oleh David Silva pada menit ke-48, yang kemudian langsung disusul oleh gol Tyronne pada menit ke-52, serta ditutup dengan gol kedua dari David Silva pada menit ke-67 berkat umpan matang dari Ciro.

Kebangkitan PSM Makassar dan Keputusan VAR

Meskipun tertinggal dengan selisih dua gol, para pemain PSM Makassar menunjukkan daya juang yang tinggi untuk membongkar pertahanan tuan rumah. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Sávio Roberto sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-70 setelah memaksimalkan umpan dari Victor Luiz.

Tim tamu akhirnya sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat gol krusial yang ditorehkan oleh Jacques Themopole pada penghujung waktu normal, yakni di menit ke-88. Drama sesungguhnya memuncak pada masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya di menit ke-90+4, di mana gol kemenangan yang dicetak oleh kubu Malut United terpaksa dianulir oleh wasit melalui tinjauan Video Assistant Referee atau VAR akibat adanya pelanggaran dari David Silva sebelum gol tercipta.