— Pertandingan pekan ke-25 kompetisi Super League antara FC Bhayangkara yang menjamu Arema FC saat ini tengah berlangsung dengan tensi yang sangat panas. Memasuki menit ke-75, tim tamu Arema FC untuk sementara unggul dengan skor tipis 0-1.

Laga yang digelar ini tidak hanya diwarnai oleh keunggulan tim tamu, tetapi juga oleh hujan kartu yang berujung pada kerugian besar bagi skuad Arema FC di atas lapangan.

Gol Krusial Joel Vinicius di Ujung Babak Pertama

Kebuntuan dalam pertandingan ini baru berhasil dipecahkan pada masa tambahan waktu babak pertama. Penyerang Arema FC, Joel Vinicius, sukses mencetak gol keunggulan pada menit ke-45+1′.

Gol krusial yang membungkam publik tuan rumah ini tercipta berkat umpan matang atau assist yang disodorkan secara presisi oleh Dalberto. Keunggulan 0-1 ini berhasil dipertahankan oleh Arema FC hingga peluit turun minum dibunyikan.

Petaka Dua Kartu Merah Paksa Arema Bermain 9 Orang

Keunggulan Arema FC harus dibayar dengan harga yang sangat mahal menyusul hilangnya dua pemain pilar mereka akibat sanksi kartu merah dari wasit. Drama ini dimulai sesaat setelah gol tercipta, tepatnya pada penghujung babak pertama (menit 45+8′), ketika Pablo Oliveira diganjar kartu merah yang memaksa tim tamu mengawali babak kedua dengan 10 orang pemain.

Petaka rupanya belum berhenti menghampiri skuad Arema FC. Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-71, giliran sang pencetak assist, Dalberto, yang harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung. Praktis, Arema FC kini harus berjuang mati-matian mempertahankan keunggulan hanya dengan 9 pemain di sisa waktu pertandingan.

Merespons situasi lawan yang kehilangan dua pemain, kubu FC Bhayangkara langsung melakukan penyegaran agresif dengan memasukkan Andika F., Sulistyawan D., dan Rizki S. secara beruntun pada menit 72 hingga 74 demi mengurung pertahanan Arema dan memburu gol penyeimbang.