Ihram.co.id — Sesuai dengan ulasan preview kita sebelumnya, Persis Solo benar-benar menunjukkan semangat juang tinggi demi keluar dari zona degradasi! Memasuki pertengahan babak kedua (menit ke-61), tuan rumah Laskar Sambernyawa secara mengejutkan sukses mengungguli tim tamu Bali United dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga pekan ke-25 Super League yang digelar pada 12 Maret 2026 ini seolah menjadi panggung pembuktian bagi skuad Persis Solo bahwa mereka belum menyerah untuk bertahan di kasta tertinggi.
Sengatan Dua Gol Persis di Babak Pertama
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Persis Solo langsung mengambil inisiatif serangan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32 lewat skema serangan yang ciamik. Sodoran umpan (assist) dari Dejan Mijic sukses dituntaskan dengan sempurna oleh Dejan Tumbas untuk membuka keunggulan tuan rumah menjadi 1-0.
Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk menggandakan keunggulan. Memasuki menit ke-41, giliran Bruno Gomes yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan matang Matej Maricic, Bruno Gomes melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Bali United, mengubah kedudukan menjadi 2-0 hingga turun minum.
Tensi Panas dan Upaya Bangkit Bali United
Laga krusial ini juga diwarnai dengan tensi yang cukup panas. Wasit tercatat telah mengeluarkan empat kartu kuning sejauh ini. Di kubu tuan rumah, Matej Maricic mendapat kartu kuning pada menit ke-34. Sementara itu, tiga pemain Bali United juga harus masuk buku catatan wasit, yakni Kadek Agung (39′), Ricky Fajrin (56′), dan Teppei Yachida (57′).
Sadar timnya tertinggal, pelatih Bali United mencoba merespons di awal babak kedua dengan menarik keluar Irfan Jaya dan memasukkan Rahmat Arjuna pada menit ke-46 untuk menambah daya gedor. Di saat yang bersamaan, Persis Solo juga melakukan penyegaran dengan memasukkan Dodi Alexvan Djin untuk menggantikan Alfriyanto Nico.
Berdasarkan data statistik sementara, keunggulan Persis Solo sangat sejalan dengan jalannya laga. Mereka mendominasi penguasaan bola (ball possession) sebesar 55% berbanding 45%. Agresivitas tuan rumah juga terlihat dari 11 total tembakan (3 mengarah ke gawang), berbanding jauh dari Bali United yang baru sanggup melepaskan 7 tembakan dan hanya 1 yang tepat sasaran.
Ikuti Ihram.co.id
