Timnas Indonesia tampil luar biasa perkasa dan sukses mencetak kemenangan telak 4-0 atas wakil zona CONCACAF, Saint Kitts and Nevis, pada laga semifinal ajang FIFA Series. Kemenangan mutlak ini sekaligus memastikan langkah Skuad Garuda melaju mulus ke partai puncak turnamen.

Kombinasi serangan yang cair dan kedalaman skuad yang mumpuni menjadi faktor utama hancurnya barisan pertahanan lawan sepanjang sembilan puluh menit jalannya pertandingan.

Dwigol Beckham Putra Buka Keran Gol

Mengambil kendali permainan sejak peluit awal, Indonesia langsung mengurung pertahanan Saint Kitts and Nevis. Agresivitas ini berbuah manis pada menit ke-15 saat Beckham Putra sukses merobek gawang lawan memanfaatkan umpan terukur dari Ole ter Haar Romeny.

Koneksi mematikan kedua pemain ini kembali menghadirkan petaka bagi tim tamu sepuluh menit berselang. Pada menit ke-25, Beckham Putra mencetak gol keduanya, lagi-lagi berkat suplai bola matang dari Ole ter Haar Romeny. Rasa frustrasi tim tamu di paruh pertama terlihat saat Mervin Lewis diganjar kartu kuning pada menit ke-44 akibat pelanggaran keras.

Ole ter Haar Romeny dan Mauro Zijlstra Sempurnakan Kemenangan

Memasuki babak kedua, dominasi Skuad Garuda sama sekali tidak mengendur. Pada menit ke-53, giliran sang pencetak dua assist, Ole ter Haar Romeny, yang mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Indonesia menjauh dengan keunggulan 3-0.

Merasa di atas angin, tim pelatih Indonesia melakukan rotasi besar-besaran secara bertahap untuk menjaga stamina para pemain. Pada menit ke-58, Sandy Walsh, Ivar Jenner, Yakob Sayuri, dan Joey Pelupessy masuk menggantikan Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Jordi Amat. Rotasi berlanjut pada menit ke-65 dengan masuknya Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders untuk menggantikan Elkan Baggott, Beckham Putra, serta Ole ter Haar Romeny.

Strategi penyegaran ini terbukti sangat mematikan. Mauro Zijlstra yang baru masuk pada menit ke-72 menggantikan Ramadhan Sananta hanya butuh waktu tiga menit untuk memberikan dampak. Tepat pada menit ke-75, striker haus gol tersebut sukses mencetak gol keempat Indonesia lewat sontekan tajam hasil umpan manis dari sesama pemain pengganti, Joey Pelupessy.

Di kubu lawan, Saint Kitts and Nevis mencoba merespons dengan melakukan serangkaian pergantian pemain, termasuk memasukkan Nequan Browne, Jalen Burt, Theo Wharton, G’vaune Amory, Raheem Freeman, dan Somari Morton. Namun, segala upaya serangan balik mereka dengan mudah dimentahkan oleh barisan pertahanan Indonesia yang tampil solid hingga peluit panjang dibunyikan.