Ihram.co.id — Ibrahima Konate menyatakan dirinya hampir mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Liverpool setelah melalui proses negosiasi yang berlangsung selama satu tahun terakhir. Bek asal Prancis tersebut telah menginformasikan pihak klub mengenai keinginannya untuk tetap bertahan di Anfield sejak pembicaraan dimulai pada tahun lalu.
Situasi kontrak Konate sebelumnya sempat memicu kekhawatiran karena masa baktinya akan berakhir pada musim panas mendatang. Dengan pembicaraan yang berlarut-larut selama lebih dari 12 bulan, Liverpool menghadapi risiko kehilangan aset berharga secara gratis, serupa dengan situasi yang dialami Mohamed Salah dan Andy Robertson.
Baca Juga: Real Madrid Jajaki Kembali Kepindahan Ibrahima Konate dari Liverpool
Berbicara setelah kemenangan dramatis Liverpool dalam derbi Merseyside, Konate mencoba meredam kecemasan para pendukung mengenai masa depannya. Pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya sangat berpeluang besar untuk tetap memperkuat lini pertahanan The Reds pada musim mendatang.
Proses Negosiasi dan Komitmen di Anfield
Konate mengeklaim bahwa pembicaraan antara dirinya dan manajemen klub kini berada di jalur yang benar untuk segera difinalisasi. Ia menekankan bahwa keinginannya sejak awal adalah memperpanjang karier lima tahunnya yang sukses bersama tim asal Merseyside tersebut.
Baca Juga: Marcos Llorente Berharap Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Atletico Madrid
Bek tengah ini juga tidak merasa khawatir dengan durasi negosiasi yang memakan waktu cukup lama sebelum mencapai titik temu. Ia membandingkan situasi ini dengan proses pembaruan kontrak para pemain senior lainnya di Liverpool pada musim-musim sebelumnya.
“Masa depan saya? Ada banyak hal yang dikatakan orang, tetapi selama ini kami telah berbicara dengan klub dan kami sudah dekat dengan kesepakatan. Saya pikir semua orang menginginkan itu selama mungkin dan kami berada di jalan yang baik,” ujar Konate seperti laporan dari The Guardian.
Konate menambahkan bahwa ia hanya tinggal menunggu penyelesaian teknis dari draf kontrak tersebut sebelum diumumkan secara resmi. Ia juga merujuk pada pembicaraannya dengan Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes, sebagai bukti kesetiaannya kepada klub.
“Ada peluang besar saya berada di sini musim depan. Inilah yang selalu saya inginkan. Saya sedang menunggu kontrak diselesaikan, tetapi ketika semuanya tuntas, Anda harus bertanya kepada Richard [Hughes] apa yang saya katakan kepadanya pada September dan November, dan dia akan mengatakan sesuatu yang akan membuat semua orang diam,” tegasnya.
“Ini adalah negosiasi. Dengan Virgil [van Dijk] dan Mo [Salah] musim lalu, situasinya sama persis. Saya pikir mereka menandatangani kontrak pada bulan April dan mungkin inilah cara yang diinginkan klub,” lanjut Konate.
Tantangan Personal dan Fokus Akhir Musim
Di balik performanya di lapangan, Konate mengakui telah melewati musim yang sulit akibat kehilangan ayahnya pada Januari lalu serta masalah inkonsistensi performa. Meski menghadapi masa duka, ia sempat kembali lebih awal dari cuti demi membantu krisis pertahanan Liverpool saat melawan Newcastle.
Pemain bernomor punggung 5 ini baru saja mencetak gol perdananya di Premier League musim ini dalam kemenangan 4-1 di Anfield. Ia menyatakan bahwa pengorbanan yang dilakukannya untuk klub merupakan bagian penting dari perjalanan kariernya yang akan ia ceritakan di masa depan.
“Ini adalah tahun yang berat karena banyak hal terjadi. Saya pikir jika semua orang tahu apa yang sebenarnya terjadi pada saya, mereka bisa memahami pengorbanan yang telah saya lakukan untuk klub ini. Saya pikir ini luar biasa. Suatu hari saya akan meluangkan waktu untuk memikirkannya,” ungkap Konate.
Saat ini, fokus utama Konate adalah membawa Liverpool mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions untuk musim depan sebelum fokus sepenuhnya pada detail kontrak. Ia menilai musim ini akan menjadi catatan sejarah yang emosional namun bermakna bagi perjalanannya sebagai pesepak bola profesional.
“Saat ini saya fokus pada akhir musim dan memastikan kami lolos ke Liga Champions musim depan. Setelah itu, kami akan meluangkan waktu untuk membicarakan musim ini karena itu akan menjadi bagian besar dari cerita saya. Menyedihkan di satu sisi, tetapi sangat indah bagi cerita saya ketika saya menjelaskannya kepada anak-anak saya kelak dan orang-orang yang mendukung klub ini,” pungkasnya.
Ikuti Ihram.co.id
