Arsenal dihadapkan pada ujian berat saat melakoni laga tandang krusial di Liga Champions 2025/2026. The Gunners dijadwalkan bertamu ke markas Inter Milan di Stadion San Siro pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB, dalam pertandingan yang berpotensi menentukan posisi di fase liga.

Pertemuan ini juga membawa nuansa balas dendam bagi Arsenal. Musim lalu, mereka harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Inter Milan akibat gol penalti Hakan Calhanoglu. Kini, di bawah tekanan atmosfer San Siro dan performa impresif tuan rumah, pasukan Mikel Arteta dituntut tampil lebih matang dan adaptif.

Arteta Waspadai Kekuatan Inter Era Cristian Chivu

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa Inter Milan tetap menjadi lawan yang sangat tangguh meski kini berada di bawah kepemimpinan Cristian Chivu. Ia menilai sang pelatih anyar telah menambahkan elemen-elemen penting yang membuat Nerazzurri semakin sulit dihadapi.

“Situasinya sangat mirip dengan tahun lalu. Chivu telah menambahkan beberapa elemen lagi, dan ini akan sulit,” ujar Arteta, dikutip dari Tutto Mercato Web.

Arsenal Tak Ingin Pulang Tanpa Poin

Meski berstatus sebagai tim tamu dan menghadapi pemuncak klasemen sementara Liga Champions, Arteta menegaskan Arsenal tidak datang ke Milan hanya untuk bertahan. Ia menekankan pentingnya keberanian dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi lawan kuat.

“Setiap pertandingan penting, kita harus pantas menang melawan lawan yang tangguh. Anda harus tahu bagaimana beradaptasi, itulah keindahan bermain di begitu banyak kompetisi,” jelasnya.

Peluang Rotasi di Tengah Jadwal Padat

Menjelang laga penting melawan Manchester United di Liga Inggris akhir pekan nanti, Arteta membuka peluang untuk melakukan rotasi pemain. Namun, ia menegaskan keputusan tersebut akan sangat bergantung pada kondisi tim dan dinamika pertandingan.

“Kami mencoba beradaptasi dan memanfaatkan keadaan yang ada. Kita lihat saja apakah saya akan melakukan perubahan besok. Itu tergantung pada pertandingan dan bagaimana perkembangannya,” tambahnya.

Inter Dinilai Lebih Kuat Secara Mental

Arteta juga menyampaikan kekagumannya terhadap performa Inter Milan di bawah Cristian Chivu. Menurutnya, Nerazzurri masih mempertahankan karakter permainan era Simone Inzaghi, namun kini dibekali mentalitas dominan yang lebih kuat.

“Mereka sangat mirip dengan versi Inzaghi, tetapi Chivu telah membawa mentalitas yang hebat; mereka ingin mendominasi setiap pertandingan,” tuturnya.

Arsenal Waspadai Agresivitas Nerazzurri

Lebih lanjut, Arteta secara khusus menyoroti agresivitas permainan Inter Milan yang dipadukan dengan kualitas individu para pemainnya. Ia menyebut faktor ini sebagai salah satu tantangan terbesar bagi Arsenal.

“Mereka sangat agresif dan memiliki talenta hebat,” tegasnya.

Arteta juga menilai Chivu berhasil memberi sentuhan baru pada tim, termasuk melalui kehadiran pemain seperti Manuel Akanji yang dianggap memberi dimensi tambahan di lini pertahanan.

“Semua pelatih ingin meninggalkan jejak mereka. Ada pemain seperti Akanji, misalnya, yang memberi mereka sesuatu,” pungkas Arteta.