— Inter Milan akan melanjutkan ambisi meraih gelar domestik ganda musim ini dengan menghadapi Torino dalam laga perempat final Piala Italia 2025/26. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, dini hari WIB.

Secara tradisi, laga ini seharusnya digelar di kandang Inter, Stadion San Siro. Namun, karena San Siro sedang dalam persiapan untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin, pertandingan akan dipindahkan ke U-Power Stadium di Monza. Inter Milan saat ini berada dalam performa yang sangat impresif di kancah domestik.

Mereka belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir Serie A, menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Kemenangan terbaru mereka atas Cremonese dengan skor 2-0, berkat gol-gol dari Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, menjadi bukti kebangkitan tim asuhan Cristian Chivu tersebut.

Kemenangan atas Cremonese merupakan kemenangan ketiga berturut-turut bagi Inter di semua kompetisi. Performa apik ini juga dibuktikan dengan kemenangan 6-2 atas Pisa dan 2-0 atas Borussia Dortmund di Liga Champions, yang memastikan mereka lolos ke babak playoff. Dengan keunggulan yang cukup nyaman di puncak klasemen Serie A, Inter Milan melihat Piala Italia sebagai peluang besar untuk menambah trofi musim ini, mengimbangi kekecewaan di musim sebelumnya.

Rekor Pertemuan dan Performa Torino

Di sisi lain, Torino datang ke pertandingan ini dengan performa yang lebih inkonsisten. Meskipun berhasil menyingkirkan AS Roma dalam pertandingan dramatis di babak 16 besar melalui kemenangan 3-2 berkat gol dari Che Adams dan Emirhan Ilkhan, rentetan empat kekalahan beruntun di Serie A sebelum kemenangan 1-0 atas Lecce akhir pekan lalu menunjukkan adanya masalah. Kekalahan telak 6-0 dari Como sempat meningkatkan kekhawatiran mereka untuk terhindar dari degradasi, meskipun kemenangan atas Lecce membawa mereka sembilan poin di atas zona merah.

Secara historis, Inter Milan memiliki catatan dominan atas Torino. Dalam 13 pertemuan liga terakhir, Nerazzurri memenangkan 12 di antaranya. Torino sendiri belum pernah meraih kemenangan dalam 19 kunjungan terakhir ke San Siro, termasuk saat melawan AC Milan. Inter juga tercatat memenangkan tujuh pertemuan terakhir melawan Torino, dengan enam di antaranya tanpa kebobolan. Catatan pertemuan di Piala Italia sendiri menunjukkan Inter telah memenangkan lima dari 13 pertemuan, sementara Torino meraih delapan kemenangan. Inter juga pernah mengalahkan Torino di final Piala Italia pada musim 1982.

Prediksi Susunan Pemain dan Taktik

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, kemungkinan akan melakukan rotasi pemain mengingat padatnya jadwal pertandingan. Beberapa pemain yang jarang mendapat kesempatan tampil, seperti kiper Josep Martinez dan gelandang Davide Frattesi, berpotensi mendapat sorotan. Martinez dilaporkan akan menggantikan Yann Sommer di bawah mistar gawang, sementara Frattesi berpeluang tampil beruntun.

Inter Milan diprediksi akan menggunakan formasi 3-5-2 dengan trisula lini serang yang tajam. Lautaro Martinez, yang selalu menjadi ancaman bagi pertahanan lawan, diprediksi akan kembali menjadi andalan. Marcus Thuram juga menjadi pemain kunci, di mana delapan gol terakhirnya selalu berhasil menambah keunggulan tim.

Sementara itu, Torino diperkirakan akan mengandalkan formasi serupa 3-5-2. Che Adams, yang menjadi penentu kemenangan atas AS Roma, akan menjadi tumpuan di lini depan bersama Emirhan Ilkhan. Namun, menjaga gawang tetap bersih dari gempuran lini serang Inter yang produktif akan menjadi tantangan tersendiri bagi tim tamu.