Pemain bintang Tim Nasional Futsal Indonesia, Israr Megantara, dipastikan akan segera melanjutkan karier profesionalnya di Eropa. Setelah menunjukkan performa impresif bersama Tim Garuda di Piala Asia Futsal 2026, Israr dikabarkan akan bergabung dengan klub futsal divisi dua Spanyol, Burela FS.

Langkah ini menjadi penanda penting dalam perkembangan karier Israr Megantara, yang baru berusia 21 tahun. Keberhasilannya mendulang lima gol di Piala Asia Futsal 2026, termasuk hat-trick di partai final melawan Iran, telah menarik perhatian klub-klub luar negeri. Kepindahan ini juga sejalan dengan ambisinya untuk terus berkembang di kancah internasional.

Performa Ciamik di Piala Asia Futsal 2026

Perhelatan Piala Asia Futsal 2026 yang baru saja rampung menjadi panggung pembuktian bagi Israr Megantara. Pemain yang sebelumnya memperkuat Cosmo JNE Jakarta ini menjadi salah satu tulang punggung lini serang Timnas Futsal Indonesia. Total lima gol berhasil ia sarangkan di turnamen tersebut, menjadikannya top skor timnas di ajang itu.

Kontribusi terbesarnya terjadi pada partai final melawan Iran. Meskipun Timnas Futsal Indonesia harus puas meraih status runner-up setelah kalah melalui adu penalti dengan skor 4-5, Israr Megantara berhasil mencetak tiga gol atau hat-trick ke gawang tim juara. Tiga gol tersebut, ditambah dua gol lainnya, menunjukkan ketajamannya sebagai seorang pivot.

Meskipun sempat gagal dalam eksekusi penalti di babak adu tos-tosan, peran Israr Megantara dalam membawa Indonesia hingga ke final tidak dapat disangkal. Ia menjadi salah satu pemain muda yang paling bersinar di turnamen tersebut, menunjukkan mental baja dan kualitas teknik yang mumpuni.

Jejak Karier di Spanyol Bersama Burela FS

Kepindahan Israr Megantara ke Burela FS bukanlah tanpa alasan. Ia pernah menjalani masa percobaan (trial) bersama klub yang berbasis di Galicia tersebut pada Agustus hingga September 2025. Selama periode tersebut, Israr berhasil mencetak lima gol dalam empat pertandingan, yang membuat tim kepelatihan terkesan.

Pelatih Burela FS, David Rial, pada September 2025 lalu, bahkan memuji adaptasi cepat dan ambisi Israr. “Dia memenuhi ekspektasi dan memberi kami apa yang saya harapkan darinya. Dia beradaptasi sangat cepat,” ujar Rial kala itu.

Ia menambahkan bahwa Israr adalah pemain yang dibutuhkan timnya karena ambisius, ingin berkembang, dan memiliki metode latihan yang sejalan. David Rial sendiri saat itu dijadwalkan akan melanjutkan kontraknya bersama Burela FS hingga Juni 2026.

Sebenarnya, kesempatan untuk bergabung dengan Burela FS pernah hampir terwujud dua musim sebelumnya, saat Israr masih membela Bintang Timur Surabaya. Namun, durasi kontrak yang ditawarkan kala itu terlalu singkat. Kesempatan kedua ini tentu tidak akan disia-siakan oleh pemain berusia 21 tahun tersebut.

Peluang Tingkatkan Kualitas dan Buka Jalan Atlet Indonesia

Bermain di divisi dua Liga Futsal Spanyol yang memiliki kompetisi ketat, dianggap sebagai langkah strategis bagi Israr Megantara untuk meningkatkan kualitas teknis dan pengalamannya.

Keterampilan dan mentalitas yang terasah di Eropa diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi Timnas Futsal Indonesia di masa depan, termasuk dalam persiapan menuju Piala Dunia Futsal 2028.

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, sebelumnya menyatakan bahwa banyak klub Eropa yang mulai melirik pemain Indonesia pasca-Piala Asia Futsal 2026.

Kepindahan Israr Megantara diharapkan dapat membuka pintu lebih lebar bagi atlet-atlet futsal Indonesia lainnya untuk berkarier di luar negeri, sekaligus meningkatkan standar futsal nasional.

Meski belum ada pengumuman resmi mengenai detail kontrak, kepindahan Israr Megantara ke Spanyol ini menjadi angin segar bagi perkembangan futsal Indonesia. Ia akan bergabung dengan klub yang memiliki sejarah kuat, di mana tim putri Burela FS bahkan tercatat sebagai salah satu klub tersukses di Spanyol.