Ihram.co.id — Aktor legendaris Jackie Chan kembali menyapa layar lebar melalui film terbarunya berjudul Unexpected Family yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada pertengahan Januari 2026.
Berbeda dari peran aksi yang melambungkan namanya, kali ini Chan tampil emosional sebagai seorang lansia yang berjuang melawan penyakit Alzheimer.
Film yang disutradarai oleh Taiyan Li ini menggabungkan elemen komedi ringan dengan drama keluarga yang menyentuh hati.
Mengambil latar di Tiongkok, Unexpected Family mengeksplorasi tema tentang kesepian dan bagaimana kasih sayang dapat menyatukan orang-orang asing dalam sebuah ikatan keluarga yang tak terduga.
Kisah Keluarga Palsu di Tengah Penyakit Alzheimer
Alur cerita berpusat pada tokoh Zhong Bufan, seorang pemuda yang melarikan diri dari konflik keluarganya di kampung halaman untuk mencari kehidupan baru di kota besar.
Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Ren Jiqing, seorang pria lanjut usia penderita Alzheimer yang diperankan oleh Jackie Chan.
Akibat penurunan daya ingat yang drastis, Ren Jiqing keliru menganggap Bufan sebagai putra kandungnya yang telah lama hilang.
Meski awalnya merasa canggung, Bufan akhirnya terjebak dalam peran tersebut karena merasa iba dan tidak tega untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.
Kebersamaan mereka semakin berwarna dengan kehadiran Su Xiaoyue, seorang penyewa rumah lain yang juga terlibat dalam dinamika keluarga “semu” ini. Ketiganya kemudian membentuk sebuah ekosistem domestik yang unik, penuh dengan humor situasional namun sarat akan kehangatan emosional dalam menjalani keseharian.
Transformasi Jackie Chan di Usia Senja
Penampilan Jackie Chan menjadi sorotan utama dalam film berdurasi sekitar 121 menit ini. Di usia 71 tahun, ia menanggalkan koreografi bela diri yang kompleks dan beralih pada akting watak yang penuh kerapuhan serta kelembutan.
Chan berhasil menghidupkan karakter Ren Jiqing dengan ekspresi kebingungan yang autentik, menggambarkan sisi tragikomik dari realitas penderita demensia.
Meski ada beberapa adegan nostalgia yang menampilkan aksi ringan seperti saat kakek Ren mengajar Bufan seni bela diri fokus utama tetap pada kedalaman emosi seorang ayah yang merindukan anaknya.
Lawan mainnya, Peng Yuchang, juga memberikan performa yang solid sebagai representasi generasi muda yang bergulat dengan tekanan ekonomi dan masalah keluarga.
Chemistry antara aktor lintas generasi ini menjadi mesin penggerak utama yang menjaga alur film tetap menarik bagi penonton milenial maupun orang tua.
Potret Sosial dan Keindahan Visual Wuhan
Sutradara Taiyan Li menggunakan pendekatan visual yang sederhana namun efektif untuk menangkap keindahan kota Wuhan, termasuk lokasi ikonik seperti Kuil Gude.
Penggunaan warna-warna hangat dalam sinematografi karya Fan Chao turut memperkuat atmosfer kekeluargaan yang ingin dibangun sepanjang film.
Film ini juga menyentuh isu sosial yang krusial di masyarakat urban saat ini, yakni perawatan lansia dan dampak Alzheimer yang memengaruhi jutaan orang.
Pesan moral yang disampaikan cukup jelas: keluarga tidak selalu dibatasi oleh hubungan darah, melainkan oleh pilihan untuk saling menjaga dan mengasihi.
“Unexpected Family memberikan momen lucu ringan sekaligus emosi mendalam, menyoroti tema kesetaraan, penerimaan, dan arti sebuah keluarga,” tulis laporan dari Aktual.co.id mengenai esensi cerita tersebut.
Antara Kritik Klise dan Kehangatan Cerita
Meski mendapatkan sambutan hangat, Unexpected Family tidak lepas dari kritik mengenai alur ceritanya yang dianggap sebagian pihak cukup klise bagi genre drama keluarga Tiongkok.
Beberapa penonton menilai resolusi di bagian akhir terasa sedikit terburu-buru dalam mengeksplorasi konflik internal keluarga biologis masing-masing karakter.
Namun, kekurangan dalam orisinalitas naskah tersebut berhasil tertutupi oleh kekuatan akting para pemain dan iringan musik latar dari Roc Chen yang mampu memicu sisi emosional penonton.
Film ini tetap dinilai sebagai tontonan feel-good yang layak dinikmati bersama anggota keluarga untuk merenungkan makna kebersamaan.
Jadwal Penayangan di Bioskop Indonesia
Bagi para penggemar film Tiongkok di tanah air, Unexpected Family sudah dapat disaksikan di jaringan bioskop seperti CGV, XXI, dan Flix Cinema sejak 14 Januari 2026.
Penayangan ini bertepatan dengan rilis global pasca-premier di Tiongkok pada awal tahun baru.
Film dengan rating usia 13+ (atau Semua Umur di beberapa jaringan) ini dibanderol dengan harga tiket mulai dari Rp50.000 melalui platform pemesanan daring seperti Tix.id.
Kehadiran Jackie Chan dalam peran dramatis ini menjadi alasan kuat bagi penonton untuk kembali ke bioskop dan menyaksikan versatilitas sang aktor di luar genre aksi.
Ikuti Ihram.co.id
