— Tiga klub raksasa Eropa, Liverpool, Barcelona, dan Juventus, dijadwalkan akan berlaga dalam pertandingan krusial pada Matchday 7 fase liga Liga Champions UEFA 2025/2026. Pertandingan-pertandingan ini akan berlangsung pada malam Rabu, 21 Januari 2026, dan berlanjut hingga dini hari Kamis, 22 Januari 2026 WIB, menjadi penentu penting dalam perjalanan mereka menuju babak gugur.

Dalam format baru Liga Champions yang melibatkan 36 tim dalam satu klasemen liga, setiap poin menjadi sangat berharga untuk memastikan posisi terbaik. Delapan tim teratas akan langsung lolos ke babak 16 besar, sementara tim yang finis di posisi ke-9 hingga ke-24 harus melewati babak play-off dua leg untuk memperebutkan delapan tiket tersisa.

Liverpool Hadapi Marseille di Laga Tandang

Liverpool, salah satu kandidat kuat juara, akan menghadapi ujian berat di Matchday 7. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Marseille. Pertandingan ini sangat penting bagi The Reds untuk mengamankan posisi di delapan besar klasemen fase liga dan menghindari babak play-off yang berpotensi melelahkan. Hingga Matchday 6, persaingan di papan atas klasemen Liga Champions sangat ketat, menuntut konsistensi dari setiap tim. Manajer Arne Slot diharapkan menurunkan skuad terbaiknya untuk meraih poin penuh di laga tandang ini.

Dalam jadwal padat Januari 2026, Liverpool juga memiliki sejumlah pertandingan domestik di Premier League dan Piala FA. Keseimbangan antara kompetisi domestik dan Eropa menjadi kunci bagi Liverpool untuk tetap kompetitif di semua lini.

Barcelona Jamu Slavia Prague

Di tempat lain, Barcelona akan melakoni laga kandang saat menjamu Slavia Prague. Laga ini merupakan kesempatan emas bagi tim asuhan Hansi Flick untuk mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen fase liga. Bermain di kandang sendiri, dukungan penuh dari para penggemar di Spotify Camp Nou diharapkan dapat memompa semangat para pemain Barcelona untuk meraih kemenangan.

Barcelona juga memiliki agenda padat di bulan Januari, termasuk pertandingan La Liga dan Supercopa de España. Penampilan di Liga Champions menjadi prioritas, terutama setelah format baru yang menuntut performa stabil di setiap pertandingan fase liga.

Juventus Tantang Benfica

Juventus juga akan menghadapi laga penting di Matchday 7, dengan menjamu Benfica. Pertandingan ini krusial bagi Si Nyonya Tua untuk memperbaiki posisi di klasemen fase liga. Performa Juventus di musim 2025/2026 di Liga Champions diharapkan stabil, mengingat persaingan ketat di Serie A juga menuntut fokus tim.

Kemenangan atas Benfica akan memberikan dorongan moral yang signifikan bagi Juventus untuk menghadapi sisa pertandingan fase liga dan mempersiapkan diri menghadapi babak gugur. Pelatih Luciano Spalletti, yang baru ditunjuk, akan berupaya keras membawa timnya meraih hasil maksimal.

Format Baru Liga Champions Menjanjikan Persaingan Lebih Sengit

Musim 2025/2026 menandai tahun kedua implementasi format baru Liga Champions UEFA. Sebanyak 36 tim berkompetisi dalam satu liga besar, di mana setiap tim memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda—empat laga kandang dan empat laga tandang. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan intensitas persaingan di setiap matchday, karena setiap hasil pertandingan memiliki dampak langsung pada posisi di klasemen.

Setelah delapan pertandingan fase liga, delapan tim teratas akan langsung mengamankan tiket ke babak 16 besar. Sementara itu, tim yang finis di peringkat ke-9 hingga ke-24 akan melanjutkan perjuangan melalui babak play-off dua leg untuk memperebutkan delapan tempat tersisa di babak 16 besar. Tim yang berada di peringkat ke-25 hingga ke-36 akan langsung tersingkir dari semua kompetisi antarklub UEFA.

Menuju Babak Gugur

Setelah Matchday 7 pada 20-21 Januari, fase liga akan berlanjut dengan Matchday 8 yang dijadwalkan pada 28 Januari 2026. Pengundian babak play-off fase gugur akan dilaksanakan pada 30 Januari 2026, sementara babak 16 besar akan dimulai pada 10-11 Maret 2026. Pertandingan-pertandingan krusial di akhir Januari ini akan sangat menentukan siapa saja yang akan melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa ini.