— Salah satu talenta muda Timnas Indonesia U-17 yang tampil di Piala Dunia U-17 2025, Lucas Raphael Lee, telah secara resmi mengumumkan komitmennya untuk melanjutkan karier atletik dan akademiknya di Amerika Serikat. Keputusan Lucas Lee untuk bergabung dengan tim sepak bola Universitas Rochester di New York dinilai membawa angin segar bagi program pengembangan pemain muda di bawah arahan pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto.

Pengumuman ini disampaikan Lucas Lee melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu, 11 Januari 2026. Ia menyatakan rasa syukur dan antusiasmenya untuk berkarier di National Collegiate Athletic Association (NCAA) Division III, yang menjadi wadah bagi banyak atlet muda di Amerika Serikat. Langkah ini menandai kelanjutan perjalanan Lucas Lee di luar negeri setelah sebelumnya menimba ilmu di Ballistic United (MLS Next) dan De Anza Force.

Lucas Lee dan Jejak di Piala Dunia U-17 2025

Lucas Raphael Lee merupakan gelandang keturunan Indonesia yang lahir di California, Amerika Serikat, pada 24 Agustus 2008. Meski lahir di Negeri Paman Sam, Lucas memilih untuk membela Timnas Indonesia U-17 karena darah Solo, Jawa Tengah dari ayahnya dan Bandung, Jawa Barat dari ibunya. Ia telah tampil tujuh kali untuk Timnas Indonesia U-17 dan U-16, termasuk tiga kali dalam putaran final Piala Dunia U-17 2025.

Piala Dunia U-17 2025 sendiri telah diselenggarakan di Qatar pada 3 hingga 27 November 2025. Indonesia berhasil lolos ke turnamen tersebut setelah mengalahkan Yaman 4-1 dalam babak penyisihan Grup C AFC U-17 Asian Cup 2025. Ini merupakan penampilan kedua Indonesia di ajang Piala Dunia U-17, setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada edisi 2023.

Dalam gelaran di Qatar, Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup H bersama tim-tim kuat seperti Brasil, Honduras, dan Zambia. Meskipun gagal melaju ke babak 32 besar, skuad Garuda Muda menorehkan sejarah dengan meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia U-17 setelah menundukkan Honduras dengan skor 2-1. Lucas Lee menjadi salah satu pemain kunci yang diandalkan pelatih Nova Arianto dalam turnamen tersebut, berkat fleksibilitasnya bermain di berbagai posisi lini tengah.

Implikasi Positif bagi Program Nova Arianto

Keputusan Lucas Lee untuk tetap berkarier di luar negeri, khususnya di sistem NCAA Amerika Serikat, menjadi kabar baik bagi pengembangan pemain muda Indonesia. Terlebih, Nova Arianto kini telah resmi menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-20. Nova Arianto dipromosikan ke posisi ini sejak 20 November 2025, tak lama setelah berakhirnya Piala Dunia U-17 2025.

Promosi Nova Arianto ini merupakan bagian dari strategi PSSI untuk memastikan kesinambungan pembinaan. Banyak pemain yang sebelumnya berada di skuad U-17 di bawah asuhan Nova, seperti Evandra Florasta dan Fadly Alberto, akan naik level ke Timnas U-19 atau U-20 pada tahun 2026.

Dengan Lucas Lee yang memilih jalur pendidikan sekaligus sepak bola di Amerika Serikat, ia akan mendapatkan lingkungan kompetitif dan fasilitas pengembangan yang terstruktur, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitasnya sebagai pemain.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, telah menegaskan bahwa Nova Arianto diplot untuk fokus membangun Pasukan Muda Indonesia di level U-20, mengingat banyaknya agenda penting yang akan dihadapi tim tersebut ke depan. Keberadaan pemain diaspora seperti Lucas Lee yang terus berkembang di luar negeri diharapkan dapat memperkaya pilihan bagi Nova Arianto dalam membentuk skuad Timnas U-20 yang kompetitif.

Selain Lucas Lee, Nova Arianto juga telah memanggil sejumlah pemain diaspora lainnya untuk pemusatan latihan Timnas U-17 proyeksi Piala Dunia U-17 2025. Nama-nama seperti Mathew Baker (Melbourne City), Feike Muller (Willem II Tilburg), dan Eizar Jacob (Sydney FC) menunjukkan komitmen PSSI dalam mencari talenta terbaik dari seluruh dunia. Dengan adanya pemain-pemain yang menimba ilmu di berbagai liga dan sistem sepak bola luar negeri, diharapkan Timnas Indonesia dapat memiliki kedalaman skuad yang lebih baik di masa mendatang.