— Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengambil langkah taktis tak terduga menjelang pertandingan krusial leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid. Guardiola memutuskan untuk meliburkan seluruh skuadnya selama sehari penuh sehari sebelum laga penentuan tersebut digelar. Keputusan ini diambil dengan tujuan memberikan kesempatan bagi para pemain untuk memulihkan kondisi fisik dan mental jelang menghadapi tantangan berat.

Langkah ini diambil setelah serangkaian jadwal padat yang dilakoni Manchester City, termasuk perjalanan ke London untuk menghadapi West Ham United di Liga Primer Inggris pada Sabtu (15/3/2026) yang berakhir imbang 1-1. Pertandingan tersebut merupakan laga ketiga bagi City dalam kurun waktu enam hari, yang semakin menambah beban fisik para pemain. Guardiola meyakini bahwa istirahat yang cukup akan menjadi persiapan terbaik bagi timnya untuk membalikkan keadaan melawan Real Madrid, yang di leg pertama berhasil meraih kemenangan 3-0.

Prioritaskan Pemulihan Mental dan Fisik

Keputusan Guardiola untuk memberikan hari libur kepada timnya tidak termasuk dalam jadwal latihan yang telah ditentukan sebelumnya. Alih-alih menggelar sesi latihan pada Senin, para pemain City hanya menjalani sesi pemulihan ringan pada Minggu (15/3/2026) setelah pertandingan melawan West Ham. Guardiola menyatakan bahwa timnya akan kembali berlatih pada Selasa (17/3/2026), sehari sebelum pertandingan, untuk melakukan persiapan akhir.

Manajer asal Spanyol itu menekankan bahwa keputusan ini berkaitan erat dengan persiapan mental para pemain. “Ini terkait. Cara Anda bermain, jika Anda bermain bagus secara mental, Anda akan kuat,” ujar Guardiola, dilansir dari BBC Sport. Ia menambahkan bahwa fokus utama jelang pertandingan melawan Real Madrid bukan hanya pada menciptakan peluang, tetapi juga pada performa pertahanan yang solid.

Tantangan Berat di Leg Kedua

Manchester City menghadapi tugas yang sangat berat untuk membalikkan defisit tiga gol dari leg pertama. Kekalahan 3-0 di Santiago Bernabeu, di mana Federico Valverde mencetak hat-trick dalam waktu 22 menit di babak pertama, menjadi pukulan telak bagi ambisi City di Liga Champions. Guardiola mengakui bahwa tugas ini sangat besar dan tidak mudah untuk mencetak lebih dari tiga gol melawan tim sekaliber Real Madrid.

“Tugasnya sangat besar, mencetak lebih dari tiga gol melawan Real Madrid, itu tidak mudah. Hasil di leg pertama bukanlah yang sempurna, tetapi pada saat yang sama kami di sini, ini adalah pertandingan sepak bola, segalanya bisa terjadi,” ungkap Guardiola. Ia tetap optimistis dan mengajak para pemainnya untuk percaya pada kemampuan mereka, mengingat City memiliki rekor kandang yang kuat.

Konteks Jadwal Padat dan Sejarah

Keputusan libur sehari penuh ini bukan kali pertama diambil Guardiola sebelum pertandingan penting di Eropa. Sebelumnya, ia pernah menerapkan strategi serupa menjelang pertandingan Liga Champions melawan Borussia Dortmund, yang terbukti sukses dengan kemenangan 4-1. Namun, situasi kali ini dinilai berbeda mengingat City harus mengejar ketertinggalan besar.

Manchester City telah memainkan 47 pertandingan di berbagai kompetisi musim ini. Jadwal yang padat ini, ditambah dengan hasil imbang melawan West Ham yang semakin memperlebar jarak dengan pemuncak klasemen Liga Primer Inggris, Arsenal, membuat Guardiola merasa perlu untuk memberikan jeda kepada anak asuhnya. Guardiola juga menegaskan bahwa para pemainnya adalah individu dewasa yang memiliki tanggung jawab untuk percaya pada kemampuan mereka sendiri untuk bangkit dari situasi sulit ini.