Ihram.co.id — Persib Bandung akan menghadapi Madura United pada Kamis, 26 Februari 2026, tanpa kehadiran pelatih kepala mereka, Bojan Hodak, di pinggir lapangan. Pelatih asal Kroasia tersebut dipastikan absen karena sanksi akumulasi kartu kuning. Ini merupakan kali kedua bagi Hodak tidak dapat mendampingi timnya secara langsung dari area teknik musim ini.
Kartu kuning terakhir yang diterima Bojan Hodak adalah saat Persib menjamu Persita Tangerang pada Minggu, 22 Februari 2026. Kartu tersebut merupakan yang keempat bagi Hodak di sepanjang musim BRI Super League 2025/2026, sehingga memicu sanksi larangan mendampingi tim. Sebelumnya, ia telah mengumpulkan kartu kuning saat melawan Bali United (1 November 2025), Borneo FC (5 Desember 2025), dan Persik Kediri (5 Januari 2026).
Sanksi Akumulasi Kartu Kuning
Akumulasi kartu kuning memang menjadi konsekuensi yang kerap dihadapi para pelatih di kompetisi sepak bola. Regulasi umumnya menetapkan bahwa setiap kelipatan dua kartu kuning akan berujung pada sanksi larangan mendampingi tim dalam satu pertandingan.
Bagi Bojan Hodak, ini bukan pengalaman pertama harus menyaksikan pertandingan dari tribun. Ia sebelumnya juga pernah absen saat Persib bertandang ke markas Malut United pada 14 Desember 2025 karena sanksi serupa. Kala itu, Persib harus menelan kekalahan 0-2 tanpa arahan langsung dari sang pelatih kepala.
Meskipun tidak dapat memberikan instruksi langsung dari pinggir lapangan, Bojan Hodak dipastikan tetap akan hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk memberikan dukungan kepada anak asuhnya. Ia akan memantau jalannya pertandingan dari tribune penonton. Posisi Hodak di area teknik akan diisi oleh asisten pelatih Igor Tolic, yang sebelumnya juga pernah menggantikan peran Hodak saat absen.
Persiapan Tim dan Strategi Lawan Madura United
Meskipun absen di sisi lapangan, Bojan Hodak tetap aktif dalam memimpin sesi latihan dan merancang strategi untuk menghadapi Madura United. Ia memprediksi bahwa tim tamu, Laskar Sape Kerrab, akan menerapkan taktik bertahan total atau yang kerap disebut “parkir bus” demi mencuri poin di Bandung.
“Seperti semua tim yang datang ke sini (Bandung) untuk melawan kami, mereka biasanya akan bermain sangat defensif. Jadi pertandingan ini tidak akan mudah, akan cukup sulit,” ujar Bojan Hodak. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Persib harus ekstra sabar dalam membangun serangan dan mencari celah di pertahanan Madura United.
Igor Tolic, yang akan mengambil alih komando di pinggir lapangan, menyatakan bahwa tim pelatih hanya memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan pertandingan. Fokus latihan difokuskan pada materi taktik, cara menyerang, pertahanan, dan situasi bola mati. Tolic menambahkan bahwa timnya telah menonton pertandingan Madura United dan memahami strategi yang akan diterapkan oleh pelatih Carlos Parreira, yang kerap menggunakan lima bek saat bertahan.
Kembalinya Pemain Kunci dan Kondisi Tim
Di sisi lain, Persib Bandung mendapatkan kabar positif dengan kembalinya beberapa pemain kunci yang sempat absen. Thom Haye, Layvin Kurzawa, dan kapten tim Marc Klok, dikabarkan sudah pulih dari cedera dan siap kembali bermain. Marc Klok, yang telah absen selama empat minggu, menyatakan kesiapannya untuk kembali, meskipun ia mungkin akan memulai pertandingan dari bangku cadangan untuk adaptasi.
Kembalinya pemain-pemain ini diharapkan dapat menambah kekuatan dan kedalaman skuad Persib dalam menghadapi Madura United. Meskipun Bojan Hodak tidak berada di pinggir lapangan, para pemain menyatakan keyakinan mereka pada kekompakan tim dan pemahaman taktik yang telah diterapkan. Bek Persib, Federico Barba, menegaskan bahwa absennya pelatih kepala tidak menjadi masalah besar bagi tim karena mereka sudah siap dan tetap didampingi oleh asisten pelatih Igor Tolic.
Pertandingan antara Persib Bandung dan Madura United akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi krusial bagi Persib untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen Super League 2025/2026.
Ikuti Ihram.co.id
