— Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, telah mengumumkan daftar 28 pemain yang akan memperkuat skuad Garuda Muda dalam dua pertandingan uji coba internasional melawan timnas U-17 China. Laga ini merupakan bagian krusial dari persiapan timnas U-17 Indonesia menuju Piala Asia U-17 2026. Pertandingan akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu, 8 Februari 2026, dan Rabu, 11 Februari 2026.

Pertandingan pertama dijadwalkan pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Sementara itu, laga kedua akan berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 18.30 WIB. Dipilihnya timnas U-17 China sebagai lawan uji coba bertujuan untuk mengukur kesiapan tim dari berbagai aspek, termasuk teknik, fisik, taktik, dan mental bertanding di level internasional, mengingat kedua tim sama-sama berasal dari Asia.

Fokus Pematangan Tim dan Evaluasi Pemain

Nova Arianto, yang juga menjabat sebagai pelatih timnas U-20 Indonesia, kembali dipercaya untuk menangani timnas U-17 dalam persiapan menuju Piala Asia U-17 2026. Ia menyatakan bahwa dua laga uji coba ini menjadi momentum penting untuk mematangkan tim sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para pemain yang dipanggil. Hasil dari evaluasi ini akan menjadi dasar dalam menyusun kerangka tim yang solid untuk menghadapi turnamen kontinental tersebut.

Mayoritas pemain yang dipanggil dalam daftar kali ini merupakan wajah baru yang didapat dari hasil pemantauan di berbagai klub Liga Indonesia, akademi, hingga klub luar negeri. Namun, Nova Arianto juga tetap menyertakan beberapa pemain dari generasi sebelumnya yang memiliki pengalaman, seperti Mierza Firjatullah yang pernah menjadi bagian dari skuad Garuda Asia di Piala Dunia U-17 2025. Selain itu, ada pula Nicholas Indra yang bermain untuk klub asal Norwegia, Rosenborg BK, menambah unsur diaspora dalam skuad.

Dominasi Klub Lokal dan Kehadiran Diaspora

Dalam daftar 28 pemain yang dipanggil, Persik Kediri menjadi klub yang paling banyak menyumbangkan pemain, yaitu sebanyak enam nama. Bali United menyusul di posisi kedua dengan empat wakilnya. Klub-klub lain seperti Persib Bandung, Madura United, Persebaya Surabaya, Persis Solo, PS Sleman, Persija Jakarta, Borneo FC, Bhayangkara Presisi, dan ASIOP juga turut menyumbangkan pemain mereka.

Kehadiran pemain diaspora seperti Nicholas Indra memberikan dimensi baru bagi tim. Pemain yang berkarier di Norwegia ini diharapkan dapat menambah kekuatan dan variasi taktik bagi timnas U-17 Indonesia. Pemain-pemain ini akan diuji kemampuannya dalam menghadapi timnas U-17 China, yang menjadi tolok ukur penting sebelum berlaga di Piala Asia U-17 2026.

Konteks Piala Asia U-17 2026

Timnas U-17 Indonesia telah memastikan diri lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-17 2026 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi pada 30 April hingga 17 Mei 2026. Kepastian ini diraih setelah penampilan gemilang skuad Garuda Muda yang berhasil mencapai babak perempatfinal pada edisi sebelumnya, sehingga tidak perlu melalui jalur kualifikasi. Uji coba melawan China ini menjadi bagian penting dari persiapan agar tim dapat tampil maksimal di ajang tersebut dan berpotensi lolos ke Piala Dunia U-17 2026, di mana delapan tim terbaik dari Piala Asia U-17 akan mendapatkan tiket.

Proses seleksi pemain yang dilakukan Nova Arianto melibatkan pemantauan dari berbagai klub, akademi, hingga pemain yang berkarier di luar negeri. Hal ini menunjukkan upaya PSSI dalam mencari talenta-talenta terbaik untuk memperkuat skuad Garuda Muda di masa depan. Dengan dua laga uji coba ini, tim pelatih berharap dapat menemukan komposisi terbaik untuk menghadapi tantangan di Piala Asia U-17 2026.