— Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan segera dibuka. Jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes ini kembali menjadi perhatian siswa kelas XII SMA/SMK/MA di seluruh Indonesia.

SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang menilai prestasi akademik melalui nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik pendukung. Selain mempersiapkan nilai dan prestasi, calon mahasiswa juga perlu memahami gambaran biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) di kampus tujuan sejak awal.

Informasi UKT menjadi penting agar calon mahasiswa dan orangtua dapat memperkirakan kesiapan finansial sebelum menentukan pilihan program studi dan perguruan tinggi, khususnya di kampus-kampus favorit seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Airlangga (Unair).

Baca Juga: Pendaftaran SNBP 2026 Mulai Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Ketentuan Pentingnya

Kisaran UKT UGM Jalur SNBP

Universitas Gadjah Mada menerapkan enam kelompok UKT untuk jalur SNBP. Berdasarkan ketentuan tahun sebelumnya, mahasiswa yang masuk kelompok 1 dan 2 memperoleh subsidi penuh sehingga tidak dikenakan biaya kuliah alias Rp0.

Di luar kelompok tersebut, UKT UGM berkisar mulai dari Rp1.899.000 hingga Rp24.700.000, tergantung program studi dan kelompok UKT. Sebagai contoh, mahasiswa Program Studi S-1 Kehutanan dikenakan UKT sekitar Rp2.750.000 hingga Rp11.000.000.

Untuk S-1 Ilmu Komunikasi, UKT berada pada rentang Rp2.300.000 hingga Rp9.200.000. Sementara Program S-1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang dikenakan UKT mulai dari Rp1.900.000 hingga Rp7.600.000.

Kisaran UKT UI Jalur SNBP

Universitas Indonesia membagi UKT ke dalam 11 kelompok dengan tarif terendah Rp500.000. Besaran UKT berbeda pada setiap program studi, namun sejumlah prodi memiliki rentang biaya yang serupa.

UKT Program S-1 Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi di UI berkisar antara Rp500.000 hingga Rp20.000.000. Untuk Program S-1 Teknik Elektro dan Teknik Industri, UKT ditetapkan mulai dari Rp500.000 hingga Rp19.900.000.

Sementara Program S-1 Hukum dan Akuntansi hanya menerapkan UKT hingga kelompok 10, dengan UKT tertinggi masing-masing Rp14.000.000 dan Rp14.600.000.

Baca Juga: SNBP 2026 Dibuka, Ini 11 Jurusan UI Sepi Peminat yang Bisa Jadi Peluang Lolos

Kisaran UKT ITB Jalur SNBP

Institut Teknologi Bandung menerapkan sistem UKT berkelompok dengan nominal terendah Rp500.000 untuk seluruh fakultas dan sekolah. Semakin tinggi kelompok UKT, semakin besar biaya yang harus dibayarkan mahasiswa.

Sebagai gambaran, UKT Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam–Matematika (FMIPA-M) berada pada kisaran Rp500.000 hingga Rp10.250.000. Sementara UKT Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) berkisar antara Rp500.000 hingga Rp12.500.000.

Hingga kini, ITB masih menunggu penetapan resmi UKT terbaru setelah penyesuaian kebijakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, besaran tersebut masih mengacu pada ketentuan tahun sebelumnya dan dapat berubah sesuai keputusan pemerintah.

Kisaran UKT IPB Jalur SNBP

Institut Pertanian Bogor belum merilis pembaruan resmi UKT untuk jalur SNBP 2026. Informasi biaya kuliah yang tersedia masih mengacu pada ketentuan SNBP tahun 2025 dan dapat dijadikan referensi awal.

Sebagai contoh, UKT Program S-1 Kecerdasan Buatan, Teknologi Hasil Ternak, serta Teknik Sipil dan Lingkungan berada pada kisaran Rp500.000 hingga Rp11.000.000, tergantung kelompok UKT yang ditetapkan.

Kisaran UKT Unair Jalur SNBP

Universitas Airlangga juga belum memperbarui rincian UKT jalur SNBP 2026. Data yang tersedia masih mengacu pada ketentuan tahun sebelumnya.

Sebagai gambaran, UKT Program S-1 Kedokteran Gigi di Unair berkisar antara Rp500.000 hingga Rp21.000.000. Untuk Program S-1 Psikologi, UKT ditetapkan mulai dari Rp500.000 hingga Rp10.000.000.

Sementara Program S-1 Teknologi Sains Data memiliki kisaran UKT antara Rp500.000 hingga Rp12.500.000.

Baca Juga: Gagal Daftar SNBP 2026? Begini Cara Verifikasi Email SNPMB yang Benar

Menjelang dibukanya pendaftaran SNBP 2026, calon mahasiswa diimbau untuk aktif memantau informasi resmi dari masing-masing perguruan tinggi terkait penetapan UKT terbaru.

Dengan memahami kisaran biaya kuliah sejak awal, siswa dan orangtua dapat menentukan pilihan kampus dan program studi secara lebih matang, baik dari sisi akademik maupun kondisi finansial keluarga.