— Aktris peraih Oscar, Jennifer Lawrence, baru-baru ini membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat dirinya gagal mendapatkan peran dalam film karya sutradara kondang Quentin Tarantino, Once Upon a Time in Hollywood (2019).

Dalam sebuah diskusi di 92NY yang dikutip dari ScreenRant pada Minggu (18/1/2026), Lawrence mengenang masa ketika namanya santer dikaitkan dengan peran ikonik Sharon Tate.

Namun, alih-alih mendapat sambutan positif, ia justru menghadapi gelombang kritik tajam dari publik terkait penampilan fisiknya.

Kritik dari Keluarga Sharon Tate

Lawrence mengungkapkan bahwa banyak netizen kala itu menilai dirinya “tidak cukup cantik” untuk memerankan Sharon Tate, yang dikenal sebagai simbol kecantikan Hollywood era 1960-an.

Kritik tersebut rupanya tidak hanya datang dari warganet, tetapi juga dari pihak keluarga mendiang Sharon Tate.

Debra Tate, saudara perempuan Sharon, secara terbuka menyatakan keberatannya jika Lawrence memerankan kakaknya. Ia lebih memilih Margot Robbie karena dianggap memiliki kemiripan fisik dan aura yang lebih mendekati sosok Sharon yang asli.

“Pilihan saya adalah Margot karena kecantikan fisik dan cara dia membawakan diri sangat mirip dengan Sharon,” ujar Debra Tate saat itu.

Tanggapan Humor Jennifer Lawrence

Menanggapi penolakan tersebut, Jennifer Lawrence merefleksikannya dengan nada humor yang menjadi ciri khasnya.

Ia mengaku tidak pernah benar-benar tahu apakah tekanan publik tersebut memengaruhi keputusan Tarantino atau memang sejak awal ia tidak masuk dalam radar sang sutradara.

“Mungkin dia (Tarantino) memang tidak pernah mempertimbangkan saya, dan internet hanya mengambil kesempatan itu untuk menyebut saya jelek,” kelakar Lawrence.

Sempat Dilirik untuk Peran Lain

Meski gagal menjadi Sharon Tate, Quentin Tarantino sebenarnya sempat mempertimbangkan Lawrence untuk karakter lain.

Dalam wawancara pada 2021, Tarantino mengungkap bahwa ia pernah mengundang Lawrence ke rumahnya untuk membaca naskah karakter Squeaky Fromme, salah satu anggota keluarga Manson.

Namun, kolaborasi tersebut tidak pernah terwujud karena kendala jadwal dan kecocokan karakter.

Peran Squeaky Fromme akhirnya jatuh ke tangan Dakota Fanning. Berikut adalah perbandingan peran yang sempat dibahas dalam produksi tersebut:

KarakterPilihan Awal/RumorPemeran Akhir
Sharon TateJennifer LawrenceMargot Robbie
Squeaky FrommeJennifer LawrenceDakota Fanning

Pengakuan Lawrence ini kembali menyoroti standar visual yang sangat ketat di industri perfilman Hollywood.

Bahkan bagi aktris dengan reputasi besar, faktor fisik tetap menjadi variabel yang menentukan dalam perebutan peran besar di layar lebar.