Jesse Lingard, mantan gelandang serang Manchester United dan tim nasional Inggris, saat ini berstatus bebas transfer dan berpotensi menjadi pemain dengan nilai kontrak termahal di Super League (Liga 1) Indonesia jika merapat ke Persib Bandung. Potensi nilai kontraknya diperkirakan akan melampaui Thom Haye, gelandang Persib Bandung yang saat ini memegang status sebagai pemain termahal di Liga 1.

Rumor mengenai ketertarikan Persib Bandung terhadap Lingard mencuat setelah sang pemain resmi mengakhiri kontraknya dengan klub Korea Selatan, FC Seoul, pada 5 Desember 2025. Lingard, yang kini berusia 33 tahun, telah menjadi target sejumlah klub Asia, dan Persib disebut-sebut sebagai salah satu peminat serius, terutama dengan adanya koneksi agen Wasserman yang juga menaungi striker Persib, Andrew Jung.

Lingard Bebas Transfer Usai Akhiri Kontrak di FC Seoul

Jesse Lingard resmi meninggalkan FC Seoul pada 10 Desember 2025, setelah kontrak dua tahunnya diputus atas kesepakatan bersama. Lingard bergabung dengan FC Seoul pada Februari 2024, sebuah transfer yang disebut-sebut sebagai perekrutan terbesar dalam sejarah K League. Selama satu setengah musim di Korea Selatan, Lingard mencatatkan 18 gol dan 10 assist dari 66 penampilan, bahkan sempat menjabat sebagai kapten tim.

Sebelumnya, Lingard memiliki karier yang gemilang di Premier League bersama Manchester United dan masa pinjaman produktif di West Ham United. Gaji puncaknya di Nottingham Forest pada musim 2022-2023 mencapai £200.000 per minggu atau sekitar £10,4 juta per tahun (sekitar Rp200 miliar per tahun). Meskipun gajinya di FC Seoul jauh lebih rendah, yakni sekitar £4.100 per minggu atau £213.200 per tahun (sekitar Rp4,1 miliar per tahun), reputasi dan nilai pasarnya tetap tinggi.

Thom Haye, Benchmark Pemain Termahal Liga 1

Saat ini, status pemain termahal di Liga 1 Indonesia untuk musim 2025/2026 dipegang oleh Thom Haye, gelandang bertahan Persib Bandung. Thom Haye, yang bergabung dengan Persib pada Agustus 2025 dan memiliki kontrak hingga Mei 2027, memiliki nilai pasar sebesar €1,00 juta (sekitar Rp17 miliar) menurut Transfermarkt per Desember 2025. Gaji Thom Haye di Persib Bandung diperkirakan mencapai Rp750 juta per bulan atau Rp9 miliar per tahun.

Nilai pasar Thom Haye ini menjadikannya pemain dengan valuasi tertinggi di kompetisi domestik. Sebelumnya, Thom Haye bermain untuk SC Heerenveen di Belanda dengan gaji sekitar £169.152 per tahun (sekitar Rp3,2 miliar).

Potensi Lingard Lampaui Thom Haye

Jika Jesse Lingard benar-benar bergabung dengan Persib Bandung, potensi dirinya untuk menjadi pemain termahal di Super League sangat besar. Nilai pasar Lingard saat ini, menurut Transfermarkt, berkisar antara €1,3 juta (sekitar Rp22,1 miliar) hingga €2,2 juta (sekitar Rp37,5 miliar). Angka ini sudah secara signifikan melampaui nilai pasar Thom Haye.

Meskipun Lingard kemungkinan besar tidak akan menuntut gaji sebesar saat di Nottingham Forest, tawaran dari klub Liga 1 seperti Persib, yang dikenal memiliki kapasitas finansial besar, bisa sangat menggiurkan. Klub-klub Liga 1 umumnya menggaji pemain asing top antara Rp350 juta hingga Rp500 juta per bulan, bahkan bisa lebih. Rumor lain bahkan menyebutkan Persib siap menggaji mantan bek PSG, Layvin Kurzawa, sebesar Rp1 miliar per bulan (Rp12 miliar per tahun).

Dengan rekam jejak, popularitas global, dan nilai komersial yang dibawa Lingard, Persib Bandung dapat menawarkan paket kontrak yang melampaui gaji Thom Haye saat ini. Kehadirannya tidak hanya akan meningkatkan kualitas tim di lapangan, tetapi juga mendongkrak citra dan pendapatan komersial klub serta Liga 1 secara keseluruhan.

Daya Tarik Lingard dan Persaingan Transfer

Lingard menyatakan keinginannya untuk mencari “tantangan baru” setelah meninggalkan FC Seoul, yang membuka peluang bagi klub-klub di luar Eropa. Selain Persib Bandung, Lingard juga dikaitkan dengan klub-klub dari Liga Skotlandia seperti Celtic, serta kemungkinan pindah ke Liga Arab Saudi atau Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat.

Bagi Persib, mendatangkan pemain sekaliber Lingard akan menjadi pernyataan ambisi yang kuat di Super League. Potensi gaji dan nilai transfernya yang fantastis mencerminkan keseriusan klub untuk bersaing di level tertinggi, baik domestik maupun Asia, sekaligus menjadikannya magnet bagi penggemar dan sponsor. Bursa transfer paruh kedua Super League 2025/2026 diprediksi akan semakin panas dengan adanya spekulasi ini.