— Juventus belum mengendurkan aktivitasnya di bursa transfer Januari meski performa tim menunjukkan peningkatan signifikan. Kemenangan telak 3-0 atas Napoli belum sepenuhnya membuat manajemen puas, terutama terkait produktivitas lini depan.

Manajemen Bianconeri menilai keberhasilan di satu laga besar tidak bisa menutupi kebutuhan jangka panjang tim. Fokus utama kini tertuju pada pencarian penyerang tengah bertipe fisik yang mampu menjadi titik tumpu serangan sekaligus pembeda di laga-laga krusial.

Spalletti Inginkan Striker Bertipe Target Man

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, secara terbuka menyampaikan kebutuhan tim akan sosok striker klasik yang kuat dalam duel udara dan mampu menahan bola. Ia menilai opsi yang tersedia saat ini belum sepenuhnya konsisten, meski hasil di lapangan sempat terlihat menjanjikan.

Spalletti menginginkan penyerang yang tidak hanya tajam, tetapi juga mampu menjadi pemimpin di lini depan. Kehadiran striker dengan karakter tersebut dianggap krusial untuk menjaga keseimbangan permainan, terutama saat menghadapi tim-tim yang bermain bertahan.

Bursa Transfer Tak Berjalan Mulus

Langkah Juventus di bursa transfer musim dingin sejauh ini tidak sepenuhnya sesuai rencana. Beberapa target utama gagal diamankan, termasuk penyerang Fenerbahce, Youssef En-Nesyri, yang sempat masuk radar serius manajemen.

Situasi ini membuat Juventus memperluas area pencarian ke luar Serie A. Premier League menjadi salah satu pasar yang kini dipantau dengan cermat, demi menemukan penyerang yang mampu memberi persaingan sehat bagi Jonathan David di lini serang.

Zirkzee Masuk Radar Alternatif Juventus

Menurut laporan Sky Sports News, Juventus mulai mempertimbangkan Joshua Zirkzee sebagai opsi alternatif. Penyerang Manchester United tersebut masuk dalam daftar jika upaya mendatangkan Randal Kolo Muani menemui jalan buntu.

Kolo Muani masih menjadi target utama Bianconeri karena dinilai memiliki profil ideal: cepat, kuat, dan fleksibel dalam berbagai peran menyerang. Namun, Tottenham Hotspur selaku klub peminjamnya dari PSG disebut tidak tertarik melepas sang pemain lebih awal.

Pengalaman Serie A Jadi Keunggulan Zirkzee

Joshua Zirkzee memiliki kelebihan tersendiri karena sudah mengenal atmosfer Serie A. Ia sempat tampil impresif bersama Bologna sebelum pindah ke Manchester United pada 2024 dengan nilai transfer besar.

Pengalaman tersebut membuat Zirkzee dinilai lebih siap dibanding opsi lain. Ia dikenal punya kemampuan link-up yang baik, kuat dalam duel, serta mampu beradaptasi dengan skema permainan berbeda atribut yang sangat dibutuhkan Juventus saat ini.

Sikap Manchester United Jadi Kendala

Meski Zirkzee minim menit bermain musim ini, peluang transfernya tetap tidak sederhana. Manchester United dikabarkan tidak berniat melakukan pergerakan besar di sisa bursa transfer Januari.

United hanya akan membuka peluang negosiasi jika menerima tawaran bernilai tinggi, mengingat waktu yang semakin sempit untuk mencari pengganti. Selain itu, klub masih melihat Zirkzee sebagai aset jangka panjang meski catatan golnya belum mencolok.

Juventus Masih Menunggu Kejelasan

Hingga kini, belum ada kontak resmi antara Juventus dan Manchester United terkait transfer Zirkzee. Ketertarikan Bianconeri masih sebatas pemantauan sambil menunggu perkembangan situasi Kolo Muani.

Hari-hari terakhir bursa transfer Januari akan menjadi fase krusial bagi Juventus. Keputusan yang diambil akan sangat menentukan ambisi mereka di Serie A dan kompetisi Eropa, terutama agar masalah klasik lini depan tidak kembali menghambat perburuan gelar.