Ihram.co.id — Manchester United menorehkan kemenangan dramatis di kandang Arsenal setelah menang 3-2 pada laga Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (25/01/2026). Hasil ini menjadi tiga poin krusial bagi Setan Merah dalam persaingan papan atas Premier League, sekaligus menjadi pukulan bagi Arsenal yang tengah bersaing ketat dalam perburuan gelar musim ini.
Tak hanya soal hasil pertandingan, laga sarat gengsi ini juga mengukir sejarah bagi Michael Carrick. Manajer sementara Manchester United tersebut mencatatkan pencapaian spesial lewat kemenangan di Emirates Stadium, menjadikan duel klasik kontra Arsenal ini sebagai momen penting dalam perjalanan karier kepelatihannya.
Carrick Catatkan Rekor Unik Usai MU Sikat Arsenal
Perjalanan Manchester United untuk menaklukkan Arsenal di Emirates Stadium tidaklah mudah. Tim tuan rumah sempat memimpin pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez. Namun, Setan Merah berhasil bangkit sebelum jeda berkat gol Bryan Mbeumo, yang merupakan gol kedelapannya di liga musim ini.
Momentum kebangkitan berlanjut di babak kedua. Patrick Dorgu membawa Manchester United unggul lima menit setelah babak kedua dimulai. Meskipun Arsenal sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-84 melalui Mikel Merino, Matheus Cunha memastikan kemenangan tim tamu lewat gol jarak jauhnya tiga menit berselang.
Hasil dramatis ini membuat Michael Carrick mencatatkan rekor impresif atas Mikel Arteta. Menurut catatan Sportsmole, dari semua manajer yang menghadapi Arteta lebih dari sekali, Carrick menjadi satu-satunya yang memiliki rekor kemenangan 100 persen.
Carrick Peringatkan MU agar Jangan Terbawa Suasana
Kemenangan atas Arsenal ini menyusul hasil positif sebelumnya melawan Manchester City. Dua kemenangan beruntun tersebut memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi skuad Manchester United.
Meski demikian, Michael Carrick menegaskan bahwa timnya tidak boleh larut dalam euforia. Ia menilai tantangan ke depan justru akan semakin berat. Manchester United dijadwalkan menjamu Fulham dan Tottenham Hotspur dalam dua laga kandang berikutnya.
Carrick menilai konsistensi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi timnya. “Saya tidak mau terbawa suasana. Kami masih punya pertandingan besar, bahkan lebih besar, karena setiap laga berikutnya adalah pertandingan terpenting,” kata Carrick, dikutip dari ESPN.
Roy Keane Ragu Carrick Layak Dipermanenkan
Di tengah pujian yang mengalir, legenda Manchester United, Roy Keane, memilih untuk bersikap realistis. Ia menilai dua kemenangan berturut-turut belum cukup menjadi dasar penilaian untuk mempertahankannya sebagai manajer permanen.
Keane menekankan bahwa tekanan sebagai manajer permanen Manchester United jauh lebih besar. Konsistensi jangka panjang disebutnya sebagai faktor penentu utama. Menurut Keane, Carrick masih berada dalam fase pembuktian, meskipun peluangnya terbuka.
“Anda bersikap konyol sekarang. Dua penampilan hebat, tetapi siapa pun bisa memenangkan dua pertandingan. Itulah yang ia lakukan sampai akhir musim, dan bahkan jika mereka masuk ke posisi keempat, saya tidak yakin ia orang yang tepat untuk pekerjaan itu. Sama sekali tidak,” serunya kepada Sky Sports.
Ikuti Ihram.co.id
