— Lamine Yamal terus mengukir sejarah di Liga Champions. Pemain muda Barcelona ini telah menjadi pencetak gol termuda yang mencapai 10 gol dalam kompetisi tersebut, tepatnya pada usia 18 tahun 248 hari. Rekor ini melampaui pencapaian Kylian Mbappé, yang sebelumnya memegang rekor tersebut di usia 18 tahun 350 hari.

Pencapaian gemilang ini diraih Yamal saat Barcelona menghadapi Newcastle United dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3/2026). Gol penalti yang dicetaknya sesaat sebelum babak pertama usai membawa Barcelona unggul 3-2 atas Newcastle dan sekaligus menandai gol kesepuluhnya di Liga Champions.

Gol ini juga mengukuhkan statusnya sebagai pemain termuda yang mampu mencetak gol dalam dua pertandingan gugur Liga Champions secara beruntun, setelah sebelumnya juga mencetak gol dari titik penalti pada leg pertama di St James’ Park. Catatan ini dilaporkan oleh jurnalis ternama, Fabrizio Romano.

Performa Impresif di Usia Muda

Lamine Yamal telah menunjukkan konsistensi luar biasa di Liga Champions. Hingga kini, ia telah mengoleksi 10 gol dalam 31 penampilan di kompetisi elite Eropa ini. Usianya yang belum genap 19 tahun pada bulan Juli mendatang semakin menambah kekaguman atas prestasinya. Di musim 2025-2026 ini saja, Yamal telah mencetak lima gol di Liga Champions dan total 21 gol serta 16 assist dalam 38 penampilan untuk Barcelona di semua kompetisi.

Dalam pertandingan melawan Newcastle, Yamal mencetak gol penalti yang krusial. Gol tersebut tercipta di tengah laga yang sengit, di mana skor sempat imbang 2-2 sebelum gol penalti Yamal mengubah keadaan menjadi 3-2 untuk keunggulan Barcelona di babak pertama. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor telak 7-2 untuk kemenangan Barcelona.

Perbandingan dengan Bintang Besar

Pencapaian Lamine Yamal ini secara alami memicu perbandingan dengan dua megabintang Liga Champions, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, di usia yang sama. Messi, yang melakukan debutnya di Liga Champions pada usia 17 tahun, baru mencetak satu gol di kompetisi tersebut pada usia 18 tahun. Sementara itu, Ronaldo juga baru mencetak gol pertamanya di usia 18 tahun.

Dengan 10 gol di Liga Champions pada usia 18 tahun, Yamal memiliki keunggulan sembilan gol atas Messi dan sepuluh gol atas Ronaldo pada tahapan karier yang sama. Perbedaan yang mencolok ini menggarisbawahi betapa luar biasanya perkembangan bakat muda asal Spanyol tersebut.

Rekor dan Potensi di Masa Depan

Rekor yang dipecahkan Yamal sebelumnya dipegang oleh Kylian Mbappé, yang mencapai 10 gol Liga Champions pada usia 19 tahun. Dengan gol terbarunya, Yamal tidak hanya menjadi yang termuda mencapai 10 gol, tetapi juga menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Champions.

Usia muda Yamal, yang baru akan berulang tahun ke-19 pada Juli mendatang, membuka peluang baginya untuk terus menambah pundi-pundi golnya di Liga Champions musim ini, mengingat Barcelona telah memastikan diri lolos ke perempat final. Pemain berusia 18 tahun ini telah menunjukkan kemampuannya berulang kali dalam momen-momen krusial bagi Barcelona, bahkan setelah sempat melewatkan peluang emas beberapa menit sebelum mencetak gol penalti ke gawang Newcastle.

Statistik Lamine Yamal di Liga Champions musim 2025-2026 menunjukkan 5 gol dalam 8 pertandingan. Secara keseluruhan di Liga Champions, ia telah mencetak 10 gol dari 31 penampilan. Ia juga tercatat sebagai pemain termuda yang pernah dinominasikan untuk Ballon d’Or dan memenangkan Kopa Trophy pada tahun 2024 dan 2025.