Lionel Messi dilaporkan telah mengambil sikap tegas terkait pemilihan presiden Barcelona yang akan datang. Bintang Inter Miami ini tidak akan terlibat atau memberikan dukungan kepada kandidat manapun dalam proses pemilihan tersebut. Keputusan ini didasari oleh fokusnya saat ini pada karier di Amerika Serikat dan pengalaman pahit di masa lalu terkait janjinya yang tidak terpenuhi.
Pemilihan presiden Barcelona dijadwalkan akan berlangsung pada 15 Maret 2026. Joan Laporta, presiden petahana, diperkirakan akan kembali mencalonkan diri dan menghadapi persaingan ketat dari kandidat lain seperti Victor Font. Meskipun nama Messi seringkali menjadi tema sentral dalam perdebatan politik klub, ia memilih untuk tetap berada di luar arena pemilihan.
Messi Pilih Netral di Tengah Dinamika Politik Barcelona
Menurut laporan dari Diario SPORT dan Marca, Messi telah menyatakan dengan jelas bahwa ia tidak akan berpartisipasi dalam proses pemilihan ini. Ia tidak berencana untuk bertemu dengan para kandidat, termasuk Victor Font yang secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menghubungi Messi jika terpilih. Keputusan ini merupakan perubahan signifikan dibandingkan pemilihan tahun 2021, di mana Messi secara terbuka mendukung Joan Laporta.
Meskipun hubungan Messi dengan Laporta dikabarkan telah memburuk sejak kepergiannya dari Barcelona pada tahun 2021, sang pemain memilih untuk tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk memengaruhi hasil pemilihan. Ia tidak ingin dukungannya, yang berpotensi besar memengaruhi suara para pemilih, digunakan untuk kepentingan politik semata. Sikap netral ini diambil untuk menghindari potensi perpecahan di kalangan penggemar dan menjaga fokusnya.
Pengalaman Masa Lalu Jadi Pelajaran Berharga
Keputusan Messi untuk menjaga jarak dari proses pemilihan presiden Barcelona tidak lepas dari pengalaman pahitnya di masa lalu. Pada pemilihan tahun 2021, Joan Laporta menjadikan perpanjangan kontrak Messi sebagai salah satu janji kampanye utamanya.
Messi dan keluarganya merasa dikhianati ketika kesepakatan yang hampir rampung tersebut batal karena masalah finansial klub, yang akhirnya memaksa Messi meninggalkan klub yang telah dibelanya sejak usia muda. Situasi ini merusak hubungan antara Messi dan Laporta.
Ikuti Ihram.co.id
