Ihram.co.id — Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, dikabarkan telah menolak tawaran untuk menjadi pelatih permanen Manchester United. Keputusan ini diambil setelah Enrique mempertimbangkan berbagai faktor, dan ia memilih untuk memperpanjang kontraknya dengan klub asal Prancis tersebut hingga tahun 2030.
Laporan dari berbagai media Inggris, termasuk CentreDevils dan The Mirror, mengonfirmasi bahwa Manchester United telah melakukan upaya serius untuk membujuk Enrique agar mengambil alih kursi kepelatihan di Old Trafford. Bahkan, perwakilan klub dilaporkan terbang ke Paris untuk melakukan pembicaraan langsung dengan pelatih berusia 55 tahun tersebut. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena Enrique telah mengambil keputusan final.
Alasan di Balik Keputusan Enrique
Keputusan Luis Enrique untuk menolak pinangan Manchester United didasari oleh beberapa alasan utama. Salah satunya adalah kekhawatiran Enrique mengenai status klub yang mungkin tidak akan berkompetisi di Liga Champions musim depan.
Selain itu, Enrique juga merasa bahwa proyek yang ditawarkan oleh Manchester United saat ini bukanlah kesempatan yang tepat baginya untuk melanjutkan karier kepelatihannya.
Di sisi lain, Enrique dilaporkan memiliki hubungan kerja yang baik dengan Direktur Olahraga PSG, Luis Campos, yang juga baru saja memperpanjang kontraknya. Enrique merasa nyaman dan didukung penuh di Paris Saint-Germain, terbukti dengan kesuksesannya membawa klub meraih gelar Liga Champions pertama mereka musim lalu.
Tawaran perpanjangan kontrak hingga 2030 dari PSG menjadi daya tarik kuat bagi Enrique untuk tetap bertahan.
Proyek Manchester United dan Pelatih Interim
Manchester United sendiri tengah dalam proses pencarian manajer permanen setelah memecat Ruben Amorim pada Januari 2026. Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk mengisi kekosongan posisi tersebut hingga akhir musim.
Di bawah kepemimpinan Carrick, Manchester United menunjukkan performa yang cukup menjanjikan dengan meraih tiga kemenangan beruntun di Liga Primer, bahkan mampu menempati peringkat keempat klasemen sementara.
Meskipun demikian, manajemen Manchester United, termasuk Sir Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer, tetap berambisi untuk mendatangkan pelatih kelas dunia guna membangun kembali kejayaan klub.
Enrique memang menjadi salah satu target utama mereka, mengingat rekam jejaknya yang gemilang bersama Barcelona dan PSG, termasuk meraih treble pada masa kepelatihannya di Camp Nou dan membawa PSG menjuarai Liga Champions.
Meski gagal rekrut Enrique, Manchester United masih memiliki beberapa opsi manajer lain dalam daftar incaran mereka, seperti Thomas Tuchel dan Roberto De Zerbi. Namun, dengan performa apik Michael Carrick di bawah tekanan, muncul pula suara-suara yang mendorong agar Carrick diberikan kesempatan penuh sebagai manajer permanen, meskipun klub belum memberikan konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.
Ikuti Ihram.co.id
