Apple resmi memperkenalkan MacBook Neo, kategori laptop terbaru yang diposisikan sebagai perangkat paling terjangkau dalam sejarah perusahaan. Dibanderol dengan harga mulai dari US$599 (sekitar Rp9,4 juta), laptop ini hadir untuk memperluas akses ekosistem Mac bagi jutaan pengguna baru di seluruh dunia.

Peluncuran ini menandai langkah agresif Apple dalam menyasar segmen pasar menengah yang selama ini didominasi oleh perangkat Windows dan Chromebook. Berdasarkan data historis, harga ini jauh lebih rendah dibandingkan lini MacBook non-Pro dan non-Air yang dirilis pada Mei 2006 seharga US$1.099, atau setara US$1.750 jika disesuaikan dengan nilai inflasi saat ini.

Terobosan Harga dan Aksesibilitas Baru

Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, John Ternus, menyatakan bahwa MacBook Neo dirancang dari awal agar lebih terjangkau bagi lebih banyak orang. Perangkat ini diposisikan di bawah lini MacBook Air, menciptakan kategori entry-level baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Macbook Neo

“Kami sangat antusias memperkenalkan MacBook Neo yang menghadirkan keajaiban Mac dengan harga terobosan. Tidak ada laptop lain yang seperti ini,” ujar Ternus dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).

Untuk sektor pendidikan, Apple memberikan harga khusus yang lebih rendah, yakni mulai dari US$499. Strategi ini dinilai sebagai upaya eksplisit Apple untuk bersaing langsung di pasar edukasi yang sensitif terhadap harga.

Adopsi Chip iPhone untuk Performa Laptop

Berbeda dengan lini MacBook Air atau Pro yang menggunakan chip seri M, MacBook Neo ditenagai oleh chip A18 Pro. Prosesor ini merupakan chipset yang sama dengan yang tertanam pada iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max.

Meski menggunakan chip ponsel, Apple mengklaim performa MacBook Neo tetap mumpuni untuk kebutuhan harian. Berdasarkan pengujian Speedometer 3.1, perangkat ini disebut 50 persen lebih cepat untuk penjelajahan web dan hingga 3 kali lebih cepat untuk tugas AI di perangkat dibandingkan laptop PC terlaris dengan prosesor Intel Core Ultra 5.

Kehadiran chip A18 Pro juga memungkinkan desain tanpa kipas (fanless) sehingga perangkat bekerja tanpa suara. Selain itu, efisiensi daya chip ini memberikan daya tahan baterai hingga 16 jam dalam satu kali pengisian daya.

Desain Berwarna dan Layar Liquid Retina

MacBook Neo tampil dengan desain aluminium yang lebih segar dengan sudut yang lebih membulat. Apple menghadirkan empat pilihan warna berani: blush, indigo, silver, dan citrus. Bobotnya mencapai 2,7 pon (sekitar 1,2 kg), serupa dengan MacBook Air namun dengan kesan material yang terasa lebih padat.

Pada sektor visual, laptop ini dilengkapi layar Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel. Layar tersebut mendukung tingkat kecerahan hingga 500 nits dan mampu menampilkan 1 miliar warna. Berbeda dengan model premium, layar MacBook Neo tidak memiliki notch (takik), melainkan dikelilingi bezel yang simetris untuk menempatkan kamera FaceTime HD 1080p.

Kompromi Spesifikasi dan Keterbatasan RAM

Untuk menekan harga hingga titik terendah, Apple melakukan sejumlah penyesuaian teknis. MacBook Neo hanya dibekali memori terpadu (unified memory) sebesar 8GB tanpa opsi untuk ditingkatkan (upgrade). Kapasitas ini lebih kecil dibandingkan standar 16GB pada lini MacBook Air terbaru yang juga baru saja diperbarui.

Beberapa fitur lain yang membedakan Neo dengan seri di atasnya antara lain:

  • Penggunaan trackpad mekanis Multi-Touch, bukan haptic Force Touch.
  • Keyboard yang tidak dilengkapi lampu latar (non-backlit).
  • Sensor Touch ID hanya tersedia pada model dengan penyimpanan 512GB seharga US$699.
  • Dukungan hanya untuk satu monitor eksternal melalui port USB-C.
  • Tidak adanya port pengisian daya magnetis MagSafe 3.

Perangkat ini juga dilengkapi dua port USB-C dan satu headphone jack. Untuk konektivitas nirkabel, MacBook Neo sudah mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6.

Ketersediaan dan Pemesanan

Pemesanan awal (pre-order) MacBook Neo telah dibuka mulai hari ini melalui situs resmi Apple di 30 negara dan wilayah. Produk dijadwalkan mulai tersedia di Apple Store dan pengecer resmi pada Rabu, 11 Maret 2026.

Peluncuran ini melengkapi rangkaian pengumuman Apple pekan ini yang juga mencakup iPhone 17e, penyegaran iPad Air, serta pembaruan lini MacBook Air dan Pro yang kini menggunakan chip M5.