— Bogor – Kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, dipadati oleh warga dan pengendara motor yang merayakan malam pergantian tahun pada Kamis (31/12/2025) malam. Pengendara motor memilih untuk menghentikan kendaraan mereka dan merayakan momen tersebut tanpa turun.

Pantauan di lokasi, keramaian mulai terlihat sejak sekitar pukul 23.00 WIB. Warga berdatangan dengan sepeda motor, lalu berhenti di sisi jalan untuk menyaksikan suasana malam tahun baru. Meskipun Pemerintah Kota Bogor tidak menggelar perayaan resmi di Tugu Kujang, ikon Kota Bogor ini tetap menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun.

Menjelang pukul 00.00 WIB, jumlah warga dan pengendara motor yang hadir semakin meningkat. Mereka memarkirkan kendaraan di badan jalan sambil menunggu detik-detik pergantian tahun. Sejumlah warga lainnya memilih datang dengan berjalan kaki.

Salah seorang pengendara motor, Erfan, mengaku sempat berniat menuju Puncak namun terkendala lalu lintas. “Saya habis muter, tadi sempet mau ke Puncak tapi ternyata motor juga ngga bisa lewat ya. Akhirnya ya balik ke sini, ternyata seru juga, rame juga disini,” ujarnya di Tugu Kujang, didampingi teman wanitanya.

Alfian Nugraha (23), warga Ciampea, Bogor, sengaja datang ke Tugu Kujang untuk merayakan tahun baru. “Memang sengaja pengen ke sini dari rumah, sambil jalan-jalan. Tiap tahun memang tahun baruannya disini, seru juga, tetep ramai juga, ini juga mau langsung pulang juga sih,” ungkapnya.

Aktivitas para pengendara motor yang berhenti di badan jalan ini menyebabkan kemacetan parah di sekitar Tugu Kujang. Arus lalu lintas dari arah Terminal Baranangsiang menuju Jalan Otista, serta dari arah RS PMI Jalan Pajajaran, nyaris tidak bergerak.

Meskipun ada pelarangan, beberapa kali kembang api terlihat dinyalakan di atas Tugu Kujang, yang langsung diabadikan oleh warga menggunakan ponsel mereka. Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi terus berupaya mengarahkan warga untuk melanjutkan perjalanan.

Sekitar pukul 00.30 WIB, situasi lalu lintas di Tugu Kujang, baik yang mengarah ke Jalan Otista maupun Jalan Pajajaran, berangsur normal.