— Manchester City dijadwalkan akan menghadapi Newcastle United pada leg kedua semifinal Carabao Cup di Stadion Etihad, pada Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Keunggulan agregat 2-0 dari leg pertama memberikan modal positif bagi The Citizens untuk mengamankan tiket final. Di final, mereka sudah ditunggu oleh Arsenal yang lebih dulu memastikan diri lolos setelah menyingkirkan Chelsea.

Kemenangan 2-0 pada leg pertama di kandang Newcastle United, St James’ Park, dicetak oleh Antoine Semenyo pada menit ke-53 dan Rayan Cherki pada menit ke-90+9. Dengan keunggulan dua gol tandang, Manchester City hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tempat di final.

Laga ini sendiri akan menjadi kesempatan bagi Manchester City untuk meraih final kelima mereka dalam sepuluh musim terakhir di ajang Carabao Cup. Secara historis, Manchester City merupakan tim tersukses kedua di turnamen ini setelah Liverpool, dengan total 8 trofi.

Guardiola Incar Final Kelima di Carabao Cup

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan ambisinya untuk kembali tampil di partai final Carabao Cup, yang terakhir kali mereka ikuti pada musim 2020-2021. “Kami memiliki kesempatan untuk mencapai final kelima kami dalam sepuluh tahun di Carabao Cup,” ujar Guardiola dalam konferensi pers yang dilansir dari laman resmi klub. Meskipun memegang keunggulan nyaman dari leg pertama, Guardiola menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah terhadap Newcastle United, yang juga merupakan peserta Liga Champions musim ini.

“Tentu saja itu hasil yang bagus (di leg pertama), saya lebih suka unggul 2-0, tetapi saya sangat mengenal Howe (pelatih Newcastle) dan berkali-kali kami bermain melawan Newcastle, kebanggaan yang mereka miliki dan sebagai tim Liga Champions,” sambung Guardiola. Ia menekankan pentingnya persiapan matang untuk menghadapi Newcastle, mengingat kualitas dan determinasi tim tamu.

Bertekad Bangkit dari Keterpurukan

Performa Manchester City dalam beberapa pertandingan terakhir memang menunjukkan grafik yang naik turun. Pekan lalu, mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Tottenham Hotspur di liga. Guardiola berharap kemenangan melawan Newcastle dan kelolosan ke final dapat meningkatkan kepercayaan diri tim asuhannya. “Jadi kami perlu bersiap dan melihat bagaimana para pemain pulih setelah pertandingan berat melawan Spurs. Mainkan permainan kami untuk rakyat dan penggemar kami dan coba raih Wembley di bulan Maret,” tegasnya.

Guardiola juga menekankan perbedaan karakter setiap kompetisi yang dihadapi timnya. Ia menilai bahwa Carabao Cup, Liga Champions, dan Liga Premier memiliki dinamika yang berbeda. “Ini kompetisi yang berbeda. Saat bermain di Carabao Cup, itu kompetisi yang berbeda, Liga Champions juga berbeda, dan Liga Premier pun berbeda. Tentu saja, hasil membantu, tetapi saya percaya diri dalam setiap tindakan dan setiap saat, belajar dari momen-momen sulit dan terus maju ke pertandingan berikutnya,” ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

Manchester City dijadwalkan akan menghadapi Newcastle United pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 03.00 WIB. Kemenangan pada leg pertama yang diraih berkat gol Antoine Semenyo dan Rayan Cherki menjadi modal berharga bagi City. Tim berjuluk The Citizens ini memiliki rekor kandang yang impresif melawan Newcastle, dan secara historis juga merupakan salah satu tim tersukses di ajang Carabao Cup dengan delapan gelar juara.