— Persaingan sengit diprediksi bakal mewarnai bursa transfer musim panas 2026, dengan Manchester United dan Liverpool dikabarkan sama-sama mengincar bek tangguh Newcastle United, Malick Thiaw. Kedua klub raksasa Liga Inggris ini melihat Thiaw sebagai solusi potensial untuk memperkuat lini pertahanan mereka yang rapuh.

Kebutuhan mendesak MU akan pemain belakang baru semakin nyata menyusul krisis cedera yang melanda tim. Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt absen, sementara dua bek muda, Leny Yoro dan Ayden Heaven, belum menunjukkan performa yang konsisten. Akibatnya, Harry Maguire menjadi satu-satunya andalan di jantung pertahanan.

Masalah Lini Belakang Keduanya

Sementara itu, Liverpool juga menghadapi persoalan serupa di lini belakang. Ibrahima Konate belum meneken kontrak baru dan dikabarkan diminati Real Madrid. Situasi ini diperparah dengan cedera lutut yang dialami Giovanni Leoni, yang diprediksi akan menghambat perkembangannya. Kepergian Konate pada bursa transfer musim panas 2026 akan semakin memperburuk kondisi pertahanan The Reds.

Kondisi ini membuat Manchester United dan Liverpool berpotensi besar untuk saling sikut demi mendapatkan tanda tangan Malick Thiaw. Bek berusia 24 tahun ini telah menjelma menjadi pemain kunci di Newcastle United sejak didatangkan dari AC Milan pada bursa transfer musim panas 2025. Musim 2025/2026, Thiaw telah tampil dalam 25 pertandingan Liga Primer, mencetak empat gol, dan menunjukkan performa solid yang menarik perhatian klub-klub besar.

Nilai Pasar dan Proyek Baru Newcastle

Namun, niat Manchester United dan Liverpool untuk merekrut Thiaw dipastikan tidak akan mudah. Newcastle United mematok harga tinggi untuk pemainnya tersebut, yang kabarnya mencapai 80 juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun. Nilai pasar Thiaw saat ini diperkirakan berada di kisaran 35,7 juta Euro hingga 40 juta Euro. Namun, Newcastle United tidak berniat melepas pemain yang dianggap sebagai calon pemimpin masa depan lini belakang mereka.

Thiaw sendiri didatangkan Newcastle dari AC Milan pada musim panas 2025 dengan biaya sekitar 35 juta Euro. Perkembangan kariernya dari Liga Italia ke Liga Inggris dianggap sebagai lompatan besar. Newcastle United sendiri tengah membangun proyek baru dengan Thiaw sebagai salah satu pilar utamanya, sehingga kemungkinan besar mereka akan berusaha keras mempertahankan sang pemain di St James’ Park.

Potensi Transfer dan Kendala

Meskipun demikian, dengan anggaran transfer yang mumpuni, Liverpool dan Manchester United tidak akan ragu untuk melakukan negosiasi. Manchester United dikabarkan menjadikan Thiaw sebagai kandidat utama untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada musim panas 2026. Laporan dari Fussballdaten menyebutkan bahwa Newcastle United akan menuntut tawaran antara 65 hingga 69 juta Poundsterling (sekitar Rp1,3 hingga Rp1,4 triliun) untuk melepas Thiaw.

Di sisi lain, Liverpool juga menunjukkan minat serius terhadap Thiaw, melihatnya sebagai pemain dengan kecepatan, ketenangan, dan kemampuan bermain dari lini belakang yang sangat cocok dengan kebutuhan tim. Namun, ada laporan yang menyebutkan bahwa Thiaw tidak diharapkan meninggalkan Newcastle United pada musim panas mendatang, karena dianggap sebagai pemain kunci dalam rencana jangka panjang Eddie Howe.

Situasi Lini Belakang Klub Peminat

Manchester United saat ini tengah mengalami krisis lini belakang. Cedera Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt menjadi pukulan telak, sementara Leny Yoro dan Ayden Heaven belum bisa diandalkan sepenuhnya. Harry Maguire menjadi satu-satunya bek tengah senior yang tersedia, namun statusnya pun diragukan untuk laga mendatang.

Liverpool juga tidak dalam kondisi ideal. Ibrahima Konate belum memperpanjang kontraknya dan masa depannya tidak pasti. Giovanni Leoni mengalami cedera lutut yang serius, sementara Jeremy Jacquet, yang akan bergabung di musim panas, diprediksi akan absen sepanjang sisa musim 2025/2026 karena cedera bahu yang memerlukan operasi.

Kedua klub akan memantau situasi pemain mereka yang mungkin akan keluar pada bursa transfer musim panas 2026 sebelum membuat langkah definitif untuk Malick Thiaw. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada ketersediaan dana dan kebutuhan mendesak masing-masing tim.