Manchester United memutuskan untuk tidak melakukan pembelian pemain pada bursa transfer terdekat meski performa tim masih belum stabil. Kebijakan tersebut diambil bersamaan dengan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim 2025/2026.

Carrick resmi dipercaya memimpin Setan Merah usai manajemen mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Dalam proses internal, mantan gelandang andalan United itu dipilih dibandingkan Ole Gunnar Solskjaer dan Ruud van Nistelrooy. Manajemen menilai Carrick sebagai figur paling tepat untuk menjaga kontinuitas tim sambil menunggu penunjukan pelatih permanen pada musim panas mendatang.

Keputusan ini diambil di tengah tekanan besar, mengingat Manchester United hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di semua ajang. Meski demikian, klub menilai solusi jangka pendek lewat belanja pemain tidak akan menyelesaikan akar masalah.

Carrick Diminta Maksimalkan Skuad Warisan

Sumber internal klub mengungkapkan bahwa Carrick diberi mandat jelas untuk bekerja dengan materi pemain yang sudah ada. Manchester United tidak ingin terburu-buru mendatangkan pemain baru, meski sektor gelandang sempat menjadi perhatian utama dalam evaluasi teknis.

Beberapa nama seperti Adam Wharton (Crystal Palace), Elliot Anderson (Nottingham Forest), dan Carlos Baleba (Brighton) memang masuk dalam daftar pemantauan. Namun, ketersediaan dan harga para pemain tersebut dianggap tidak realistis untuk jendela transfer kali ini.

Manajemen memilih pendekatan lebih berhati-hati dengan menghindari pembelian jangka pendek yang berpotensi mengganggu rencana jangka panjang. Fokus klub saat ini adalah menjaga stabilitas dan memberi ruang bagi pelatih permanen nanti untuk membangun tim sesuai visinya.

Kondisi Skuad Mulai Menggembirakan

Keputusan untuk tidak belanja pemain juga diperkuat oleh kabar positif dari ruang perawatan. Sejumlah pemain yang sebelumnya absen karena cedera kini mulai kembali ke kondisi terbaiknya.

Bryan Mbeumo dan Amad Diallo dipastikan siap tampil dalam laga derbi melawan Manchester City akhir pekan ini. Keduanya diharapkan mampu memberikan tambahan energi, kecepatan, serta variasi serangan bagi United yang kerap tampil tumpul dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan masih tersisa 17 pertandingan Premier League, Carrick dinilai memiliki cukup waktu dan opsi rotasi untuk memperbaiki performa tim secara bertahap.

Stabilitas Jadi Prioritas Utama

Selain menahan diri di pasar transfer, Manchester United juga memastikan tidak akan melepas pemain kunci pada jendela transfer ini. Manajemen menilai menjaga keseimbangan skuad jauh lebih penting dibandingkan melakukan perubahan drastis di tengah musim.

Nama-nama seperti Joshua Zirkzee, Manuel Ugarte, dan Kobbie Mainoo dipastikan tetap menjadi bagian dari tim hingga akhir kompetisi. Klub melihat para pemain tersebut sebagai aset penting dalam proses transisi yang sedang berlangsung.

Dengan dukungan penuh dari jajaran manajemen, Michael Carrick kini mengemban tanggung jawab besar. Target realistis yang dibebankan kepadanya adalah menjaga konsistensi performa, mengamankan posisi kompetitif di liga, serta membawa Manchester United melewati fase sulit ini dengan stabil sebelum era baru benar-benar dimulai.