— Winger andalan Persib Bandung, Febri Hariyadi, santer dikabarkan akan meninggalkan klubnya dengan status pinjaman pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Persis Solo menjadi salah satu klub yang disebut-sebut paling serius meminati jasa pemain berusia 29 tahun tersebut, meskipun belakangan Semen Padang FC juga muncul sebagai pesaing kuat. Situasi ini mencuat seiring minimnya menit bermain yang didapatkan Febri di skuad Maung Bandung musim ini, memicu spekulasi tentang masa depannya.

Langkah Persis Solo Pada Bursa Transfer Febri Hariyadi

Rumor kepindahan Febri Hariyadi ke Persis Solo telah beredar sejak pertengahan Januari 2026. Direktur Utama Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai rumor ini. “Namanya juga rumor, jadi kami belum bisa menjawab. Yang jelas tim akan berkoordinasi dengan pelatih. Kami minta bersabar dulu dan akan kami update kalau sudah fix,” ujar Ginda, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi antara kedua klub.

Langkah Semen Padang Pada Bursa Transfer Febri Hariyadi

Namun, dinamika bursa transfer semakin memanas dengan munculnya Semen Padang FC dalam perburuan Febri Hariyadi. Klub berjuluk Kabau Sirah itu dikabarkan berpotensi “menikung” langkah Persis Solo, juga dengan skema peminjaman. Kabar ini beredar melalui akun media sosial pengamat transfer sepak bola nasional pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Profil dan Statistik Febri Hariyadi

Febri Hariyadi, yang lahir di Bandung pada 19 Februari 1996, merupakan produk asli akademi Persib dan telah membela tim senior sejak tahun 2016. Ia dikenal sebagai pemain sayap lincah dengan kemampuan dribel yang mumpuni serta memiliki preferensi menggunakan kedua kakinya. Sepanjang karier profesionalnya bersama Persib, Febri telah mencatatkan 156 penampilan di liga domestik dengan torehan 23 gol hingga 14 Desember 2025. Ia juga pernah menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia di berbagai level, termasuk U19, U23, dan tim senior.

Pada musim Super League 2025/2026, Febri Hariyadi memang mengalami penurunan signifikan dalam hal menit bermain. Hingga awal Januari 2026, ia baru tampil dalam 8 pertandingan di Super League dengan total 164 menit bermain, menyumbangkan 1 gol dan tanpa assist. Sumber lain mencatat 7 penampilan dengan 119 menit bermain dan 1 gol hingga pertengahan Desember 2025. Kondisi ini berbeda jauh dengan peran kunci yang ia emban di musim-musim sebelumnya.

Persaingan ketat di posisi sayap Persib Bandung, ditambah dengan riwayat cedera yang pernah dialaminya, menjadi faktor utama minimnya kesempatan bermain bagi Febri. Pelatih Persib, Bojan Hodak, sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap komposisi pemain. Bojan juga menekankan bahwa Persib tidak bisa sembarangan melepas pemain dan setiap keputusan akan diambil dengan sangat hati-hati.

Opsi peminjaman dinilai menjadi solusi realistis bagi Febri Hariyadi untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler dan mengembalikan performa terbaiknya. Baik Persis Solo maupun Semen Padang FC dapat menawarkan panggung yang lebih luas bagi pemain berjuluk ‘Bow’ ini. Persis Solo sendiri diketahui tengah aktif di bursa transfer paruh musim untuk memperkuat skuad mereka, meskipun fokus utamanya belakangan adalah lini belakang dengan mendatangkan kiper Vukanis Vranes dan bek Dusan Mijic dari Serbia.

Selain itu, Persis juga dikabarkan tertarik mendatangkan winger muda dari PSM Makassar, Zaki Ashraf, sebagai tambahan opsi serangan. Ini menunjukkan bahwa Laskar Sambernyawa memang mencari amunisi di sektor sayap. Sementara itu, Semen Padang FC, yang baru promosi ke Super League, juga berambisi mendatangkan pemain lokal berkualitas untuk menambal kekurangan tim. Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, menegaskan bahwa timnya akan bekerja keras untuk hal tersebut.

Hingga Selasa, 20 Januari 2026, status Febri Hariyadi masih menjadi teka-teki. Belum ada pengumuman resmi dari Persib Bandung maupun klub peminat. Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 sendiri dijadwalkan akan dibuka pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026, memberikan waktu bagi klub-klub untuk menyelesaikan negosiasi. Publik sepak bola nasional kini menantikan kepastian mengenai klub mana yang akhirnya akan diperkuat oleh Febri Hariyadi secara pinjaman di putaran kedua kompetisi.