Ihram.co.id — Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, mengakui adanya perasaan campur aduk setelah timnya hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan West Ham United dalam pertandingan Liga Primer Inggris pada Selasa (10/2/2026) malam WIB. Meskipun berhasil menyelamatkan satu poin berkat gol penyama kedudukan di menit akhir, Carrick menilai performa timnya belum mencapai standar yang diinginkan.
“Kata yang bagus, itu adalah perasaan campur aduk,” ujar Carrick dalam konferensi pers pasca-pertandingan, dilansir dari laman resmi Manchester United. “Kami tahu kami tidak sepenuhnya tampil maksimal dan kredit untuk West Ham atas hal itu. Kami bisa tampil lebih baik, para pemain merasa frustrasi dan kecewa dengan hal itu, yang mana itu bagus untuk dilihat.”
Gol penyeimbang Manchester United dicetak oleh Benjamin Sesko di menit ke-96, memastikan timnya terhindar dari kekalahan pertama di bawah asuhan Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim. Hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan United menjadi sembilan pertandingan di Liga Primer. Namun, Carrick menekankan bahwa timnya masih memiliki banyak ruang untuk perbaikan.
Performa di Bawah Standar
Carrick secara terbuka menyatakan bahwa Manchester United tidak dalam performa terbaiknya saat menghadapi West Ham. Ia mengapresiasi pertahanan solid yang ditampilkan oleh tim tuan rumah, yang berhasil membatasi peluang bagi Setan Merah.
“Kami tahu kami tidak sepenuhnya tampil maksimal dan kredit untuk West Ham atas hal itu,” tambah Carrick. “Kami bisa tampil lebih baik, para pemain merasa frustrasi dan kecewa dengan hal itu, yang mana itu bagus untuk dilihat.” Pernyataan ini mencerminkan standar tinggi yang ingin diterapkan Carrick di dalam timnya, di mana kekecewaan atas hasil imbang dianggap sebagai sinyal positif bahwa para pemain menginginkan lebih.
Pertandingan itu sendiri berlangsung cukup ketat, dengan West Ham sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Tomas Soucek pada menit ke-50. Manchester United baru berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan melalui Benjamin Sesko. Gol tersebut merupakan penyelamatan dramatis yang menunjukkan semangat juang tim.
Gol Telat Menjadi Senjata
Meskipun performa secara keseluruhan dinilai kurang memuaskan, Carrick tetap menyoroti kemampuan timnya untuk menemukan gol di saat-saat krusial. Gol Sesko di menit akhir menjadi bukti nyata dari mentalitas pantang menyerah yang terus ditanamkan.
“Kami menemukan gol di menit akhir, itu adalah momen yang luar biasa dan satu hal positif lainnya,” kata Carrick. “Kami tidak ingin harus bergantung padanya terlalu sering, tetapi dalam gambaran besar, satu poin adalah sesuatu yang bisa kami ambil.”
Carrick juga memuji ketenangan dan penyelesaian akhir Benjamin Sesko yang kembali menjadi pahlawan bagi Manchester United. Ini adalah gol krusial kedua bagi Sesko dalam waktu singkat, setelah sebelumnya juga mencetak gol di menit akhir melawan Fulham.
“Itu adalah penyelesaian yang luar biasa,” puji Carrick mengenai gol Sesko. “Dari sudut itu, untuk menghasilkan itu dan mengarahkannya ke target, itu adalah penyelesaian yang luar biasa. Dia mampu melakukan itu.”
Ikuti Ihram.co.id
