— Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa meraih Quadruple memenangkan empat trofi utama dalam satu musim merupakan tantangan yang luar biasa berat bagi timnya. Pernyataan ini disampaikan Arteta sembari menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan untuk menjaga momentum dan mewujudkan ambisi historis tersebut.

Arsenal saat ini tengah berada dalam jalur persaingan di empat kompetisi: Premier League, Piala FA, Piala Liga (Carabao Cup), dan Liga Champions. Situasi ini membuka peluang bagi The Gunners untuk mencatatkan sejarah sebagai tim Inggris pertama yang mampu meraih quadruple. Namun, Arteta memilih untuk bersikap realistis terkait potensi tersebut.

Arteta Tekankan Fokus Pertandingan demi Pertandingan

Menjelang pertandingan krusial, Arteta menyatakan bahwa membahas peluang quadruple secara spesifik saat ini belum menjadi prioritas utama. Baginya, yang terpenting adalah menjaga konsistensi performa tim dalam setiap laga yang dihadapi. “Tidak ada gunanya membicarakan itu (quadruple),” ujar Arteta, dilansir dari beIN SPORTS. “Yang bisa kita bicarakan dan kendalikan adalah apa yang kita lakukan setiap hari untuk mempertahankan level yang kita miliki, atau meningkatkannya.”

Arteta menekankan pendekatan “hari demi hari, kompetisi demi kompetisi”. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menghadapi lawan berikutnya dengan persiapan terbaik. “Besok kami memiliki pertandingan yang sangat sulit melawan tim Chelsea yang sangat bagus. Kami memiliki keuntungan bermain di kandang, kami mendapatkan hasil yang baik dari leg pertama, tetapi kami masih harus berbuat banyak besok untuk mendapatkan hak tampil di final,” tambahnya.

Peluang Quadruple Arsenal dan Tantangan yang Dihadapi

Arsenal telah menunjukkan performa impresif musim ini, termasuk lolos ke final Piala Liga setelah mengalahkan Chelsea. Tim asuhan Arteta juga memimpin klasemen Premier League dan melaju ke babak gugur Liga Champions dengan rekor sempurna di fase grup. Potensi meraih empat gelar ini menjadi topik hangat di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola.

Meskipun demikian, Arteta menyadari betapa sulitnya mewujudkan pencapaian bersejarah ini. Ia seringkali menyoroti bahwa belum ada tim pria Inggris yang pernah berhasil meraih quadruple. “Sudahkah itu dilakukan? Begitulah sulitnya,” ungkap Arteta saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut. Ia menambahkan, “Jadi, mari kita jalani pertandingan demi pertandingan dan mencoba mendapatkan hak untuk berada di sana di babak terakhir setiap kompetisi, dan kemudian kita akan lihat apa yang terjadi”.

Optimisme dan Realisme dari Skuad Arsenal

Di sisi lain, beberapa pemain Arsenal juga telah menyuarakan optimisme mereka. Bek William Saliba, misalnya, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk memenangkan keempat kompetisi tersebut. Mantan pemain Arsenal, Bacary Sagna, juga mendukung Mikel Arteta dan meyakini bahwa tim memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk bersaing di semua lini.

Mantan gelandang Arsenal, Stefan Schwarz, berpendapat bahwa Arsenal memiliki potensi untuk meraih quadruple jika para pemain memiliki keyakinan dan pola pikir yang positif. “Segalanya mungkin terjadi, dan jika Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya, Anda harus sangat positif,” ujar Schwarz. “Saya pikir para pemain harus mengatakan pada diri mereka sendiri bahwa kami bisa melakukannya.”

Arteta sendiri mengakui bahwa timnya “membangun momentum dan kepercayaan diri yang sangat baik”. Ia percaya bahwa kualitas dan ketahanan skuad memberikan kesempatan untuk bersaing di level tertinggi di semua kompetisi. Namun, ia juga menekankan bahwa dibutuhkan konsistensi, usaha, dan fokus yang tinggi. “Realitasnya adalah Anda harus menunjukkannya di setiap pertandingan,” tambah Arteta. “Masih banyak yang harus terjadi”.

Peran Pemain Kunci dan Manajemen Skuad

Manajemen skuad yang cerdas menjadi kunci dalam upaya Arsenal meraih banyak gelar. Arteta telah terbukti strategis dalam merotasi pemain, mengingat tuntutan fisik yang berat saat berkompetisi di banyak ajang. Penampilan impresif striker Viktor Gyokeres baru-baru ini juga diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada upaya quadruple Arsenal.

Dengan sisa musim yang masih panjang, Arsenal dihadapkan pada jadwal padat yang akan menguji kedalaman skuad dan ketahanan mental mereka. Meskipun jalan menuju quadruple terbentang terjal, Arsenal telah menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk menciptakan sejarah di musim ini.