— Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pembelaan terkait performa striker rekrutan anyarnya, Viktor Gyokeres, yang baru mencetak sembilan gol dari 27 pertandingan.

Arteta meminta publik untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian negatif terhadap pemain Swedia tersebut.

Gyokeres didatangkan ke Emirates Stadium dengan mahar fantastis sebesar 64 juta pounds musim lalu.

Namun, produktivitas golnya yang belum sesuai ekspektasi membuat pemain 26 tahun itu menjadi sorotan tajam.

Alasan Rekrutmen di Tengah Krisis

Arteta menjelaskan bahwa keputusan merekrut Gyokeres didasari oleh kebutuhan mendesak tim akibat badai cedera yang melanda lini serang.

Absennya Gabriel Jesus dan Kai Havertz dalam waktu lama memaksa klub mencari solusi.

“Pada akhirnya kami harus membuat keputusan dan kami percaya bahwa Victor adalah yang terbaik dalam skenario yang kami hadapi, kualitas yang tidak kami miliki di nomor sembilan itu juga, karena kami memiliki situasi dengan Gabby (Jesus) dan Kai (Havertz) yang absen selama berbulan-bulan, dan kami sangat senang memilikinya,” jelas Mikel Arteta.

Ia menambahkan kriteria perekrutan striker baru kala itu. “Pertama-tama tentu soal gol. Seseorang yang bisa menjamin gol. Kami tahu kata itu tidak ada, tetapi kemudian seseorang yang sangat direct, sangat kuat, pemain nomor sembilan sejati yang memiliki visi mencetak gol dan seseorang yang dapat melebarkan lapangan sedikit lebih banyak bagi kami terutama ketika kami harus bermain melawan lawan tertentu,” tambah Arteta.

Terlalu Dini untuk Menghakimi

Menyadari statistik sembilan gol dari 27 laga belum memuaskan banyak pihak, Arteta meminta para penggemar untuk bersabar.

Ia menilai penilaian terhadap pemain di tengah musim belum waktunya dan dianggap tidak adil.

“Masih terlalu dini untuk menilai. Maksud saya, mari kita menilai di akhir musim dan semacamnya. Ini bahkan sampel yang sangat pendek,” tegas Arteta.

Ia juga menyoroti perubahan gaya permainan di liga yang turut memengaruhi peran striker murni.

“Dan memahami juga liga yang kami ikuti dan apa yang terjadi dengan para pemain nomor sembilan di seluruh liga juga, dalam hal bagaimana permainan berubah,” lanjut sang pelatih.

Banyak Faktor Mempengaruhi

Arteta menekankan bahwa penilaian terhadap seorang pemain tidak bisa hanya dilihat dari satu aspek, terutama jumlah gol. Ada banyak faktor teknis lain yang perlu dipertimbangkan.

“Jadi ada banyak faktor di sana yang perlu diingat untuk menilai pemain,” ucap Arteta.

“Dan kemudian kami akan menilai pemain tidak hanya dengan satu aspek permainan tetapi dalam banyak aspek permainan,” tutupnya, menyiratkan Gyokeres masih memiliki banyak kontribusi lain di luar catatan golnya.