Ihram.co.id — Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai keberhasilan timnya menembus final Carabao Cup musim 2025/2026 merupakan “vitamin terbaik” bagi skuadnya di tengah padatnya jadwal kompetisi yang harus dijalani. Pernyataan ini disampaikan Arteta setelah Arsenal memastikan tiket ke Wembley setelah mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 pada leg kedua semifinal, Rabu (4/2/2026). Kemenangan tersebut membuat The Gunners unggul agregat 4-2 atas rival sekotanya.
Gol tunggal penentu kemenangan Arsenal dicetak oleh Kai Havertz pada masa injury time. Pemain asal Jerman itu masuk sebagai pemain pengganti dan berhasil memanfaatkan serangan balik untuk menaklukkan kiper Chelsea, Robert Sanchez. Momen ini menjadi pembuktian penting bagi Havertz, yang sebelumnya memperkuat Chelsea.
“Bukan hanya saya, semua orang yang mengenal Kai merasa sangat bahagia untuknya dengan cara yang spesial. Dia pantas mendapatkan yang terbaik karena cara dia bekerja, memperlakukan orang lain, dan perilakunya setiap hari,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi klub. Ia menambahkan bahwa keberhasilan tim mencapai final memberikan dampak psikologis yang signifikan.
Suntikan Energi Menuju Puncak
Arteta secara khusus menyoroti peran pencapaian final ini sebagai suntikan energi bagi tim yang saat ini berkompetisi di empat ajang sekaligus, termasuk memimpin klasemen Premier League dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. “Ini adalah vitamin terbaik yang bisa kami masukkan ke dalam tubuh karena kami bermain setiap tiga hari. Fakta bahwa Anda bekerja keras untuk mencapai momen ini sungguh magis, karena Anda bisa melihat kegembiraan di ruang ganti,” tutur Arteta.
Arsenal terakhir kali mengangkat trofi pada 2020 saat memenangi Piala FA di musim perdana Arteta. Sejak saat itu, klub asal London Utara ini belum menambah koleksi gelar, meskipun sempat menjadi runner-up Premier League tiga kali berturut-turut. Gelandang Arsenal, Declan Rice, menegaskan ambisi timnya untuk mematahkan tren “nyaris juara” tersebut. “Itulah mengapa musim ini kami memiliki hasrat ekstra dan api di dalam perut kami untuk melangkah satu langkah lebih jauh di setiap kompetisi. Masih ada jalan panjang, tetapi berada di final piala bersama klub ini sangat luar biasa,” kata Rice.
Perjalanan Menuju Final
Arsenal mengamankan tiket final Carabao Cup setelah melalui perjalanan yang cukup ketat. Pada leg pertama semifinal yang digelar di Stamford Bridge, The Gunners berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas Chelsea. Kemenangan di leg kedua dengan skor 1-0 memastikan agregat 4-2 untuk keunggulan Arsenal.
Gol kemenangan Kai Havertz pada menit ke-90+7 menjadi momen dramatis yang memastikan langkah Arsenal ke partai puncak. Gol tersebut tidak hanya menjadi penentu kemenangan, tetapi juga simbol kebangkitan dan ketahanan mental tim yang terus berjuang hingga akhir.
Menanti Lawan di Wembley
Kini, Arsenal menanti calon lawan mereka di partai puncak yang akan digelar pada 22 Maret 2026. Lawan tersebut akan ditentukan dari pertandingan semifinal lainnya antara Manchester City dan Newcastle United. Manchester City saat ini memegang keunggulan agregat 2-0 menjelang leg kedua.
Keberhasilan mencapai final ini menjadi harapan besar bagi Arsenal untuk mengakhiri dahaga gelar dan mengukuhkan status mereka sebagai penantang serius di semua kompetisi yang diikuti. Pencapaian ini dinilai krusial untuk membangun momentum dan kepercayaan diri tim dalam perburuan trofi di sisa musim.
Ikuti Ihram.co.id
