Ihram.co.id — Persita Tangerang bersiap menyambut paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Performa solid yang ditunjukkan sepanjang putaran pertama menjadi modal penting bagi tim berjuluk Pendekar Cisadane untuk terus melaju di jalur persaingan papan atas. Semangat ini ditegaskan langsung oleh sang kapten, Muhammad Toha, yang menilai timnya berada di arah yang tepat.
Sebagai pemimpin di lapangan, Toha menekankan bahwa keberhasilan di paruh pertama bukanlah akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih berat. Ia ingin Persita mampu menjaga ritme permainan, kekompakan tim, serta mental juara agar tren positif bisa berlanjut hingga akhir musim.
Modal Positif Persita di Paruh Pertama
Persita Tangerang tampil konsisten sepanjang putaran pertama BRI Super League. Dari 17 pertandingan, mereka berhasil mengoleksi 31 poin dan kini menempati posisi kelima klasemen sementara. Capaian tersebut menempatkan Persita dalam persaingan ketat menuju empat besar, dengan jarak poin yang masih sangat terbuka.
Performa ini dianggap Toha sebagai hasil kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, staf pelatih, hingga manajemen. Ia menilai konsistensi menjadi faktor kunci yang harus dipertahankan, terutama saat menghadapi tekanan di paruh kedua musim.
“Penampilan kami sejauh ini cukup baik. Semoga ke depan kami bisa terus kompak dan menjaga performa agar tetap berada di jalur yang positif,” ujar Toha dengan penuh optimisme.
Konsistensi Jadi Kunci di Paruh Kedua
Memasuki paruh kedua, tingkat persaingan dipastikan semakin ketat. Setiap tim akan berusaha memperbaiki posisi, sehingga kesalahan kecil bisa berdampak besar. Toha menegaskan bahwa Persita harus menjaga fokus di setiap pertandingan dan menganggap setiap laga sebagai partai final.
Ia juga menyoroti pentingnya disiplin dalam latihan serta menjalankan instruksi pelatih dengan maksimal. Menurutnya, hanya dengan kerja keras dan konsistensi tinggi Persita bisa bersaing dengan klub-klub besar yang memiliki kedalaman skuad lebih luas.
Kepemimpinan Muhammad Toha di Persita
Muhammad Toha bukan sosok asing bagi Persita Tangerang. Bergabung sejak 2017, bek sayap berusia 28 tahun itu telah menjadi bagian penting dari perjalanan klub. Perannya sebagai kapten membuatnya memikul tanggung jawab besar, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Toha menegaskan komitmennya untuk selalu menyesuaikan diri dengan filosofi dan strategi pelatih. Ia percaya bahwa pemain harus mengikuti kebutuhan tim, bukan sebaliknya. Sikap profesional ini menjadi contoh bagi rekan-rekannya.
“Saya harus bisa menyesuaikan diri dengan pelatih. Apa yang pelatih mau, itu yang harus saya jalankan di latihan maupun pertandingan,” tegasnya.
Target Jangka Panjang dan Mimpi Besar
Bagi Toha, Persita bukan sekadar klub, melainkan keluarga. Ikatan emosional tersebut membuatnya memiliki mimpi besar bersama Pendekar Cisadane. Ia tidak menutup peluang untuk berbicara soal gelar juara, meski tetap menekankan proses sebagai hal utama.
Menurutnya, jika Persita mampu bekerja lebih keras dibandingkan tim lain dan menjaga konsistensi, peluang untuk mencetak sejarah selalu terbuka. Selain itu, bermain di level Asia juga menjadi ambisi yang ingin ia wujudkan bersama Persita.
Fokus Hadapi Laga Pembuka Paruh Kedua
Persita Tangerang akan membuka paruh kedua Super League dengan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-18. Laga yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (24/1) pukul 15.30 WIB, menjadi momentum penting untuk melanjutkan tren positif.
Dukungan penuh suporter di kandang diharapkan menjadi tambahan energi bagi Persita. Dengan semangat dan ambisi yang ditegaskan sang kapten, Persita Tangerang siap menghadapi tantangan paruh kedua musim dengan optimisme tinggi.
Ikuti Ihram.co.id
