Ihram.co.id — Nottingham Forest secara resmi telah menunjuk Vitor Pereira sebagai pelatih kepala baru mereka hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil menyusul pemecatan Sean Dyche yang terjadi pada Kamis (12/2/2026) dini hari, setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan. Pereira, yang sebelumnya pernah melatih Wolverhampton Wanderers, dikontrak untuk membawa Forest keluar dari zona degradasi dan mengamankan posisi mereka di Liga Primer Inggris.
Penunjukan Pereira menandai perubahan keempat di kursi kepelatihan Nottingham Forest pada musim 2025-2026. Sebelumnya, klub berjuluk The Tricky Trees ini telah menunjuk Nuno Espirito Santo, Ange Postecoglou, dan Sean Dyche sebagai nakhoda tim. Keputusan cepat diambil oleh pemilik klub, Evangelos Marinakis, mengingat posisi Forest yang saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Primer, hanya tiga poin di atas zona degradasi, dengan 12 pertandingan tersisa.
Rekam Jejak Vitor Pereira
Vitor Pereira, pelatih asal Portugal berusia 57 tahun, memiliki pengalaman yang cukup di kancah sepak bola Inggris. Ia pernah menyelamatkan Wolverhampton Wanderers dari jurang degradasi pada musim 2024-2025 setelah bergabung pada Desember 2024. Namun, awal musim 2025-2026 berjalan sulit baginya bersama Wolves, di mana ia hanya mampu meraih dua poin dari sepuluh pertandingan pertama, yang berujung pada pemecatannya pada November 2025.
Sebelumnya, Pereira juga pernah bekerja sama dengan pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, di Olympiacos. Bersama klub Yunani tersebut, ia berhasil meraih gelar ganda (liga dan piala) pada musim 2015. Pengalaman inilah yang diyakini menjadi salah satu faktor kepercayaan hierarki klub Forest terhadap kemampuannya dalam mengelola tim di bawah tekanan.
Konteks Pemecatan Sean Dyche
Sean Dyche harus mengakhiri masa baktinya di Nottingham Forest setelah 114 hari menukangi klub tersebut. Pemecatan ini terjadi setelah Forest hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Wolverhampton Wanderers pada Rabu malam (11/2/2026). Pertandingan tersebut, meskipun Forest mencatatkan 35 tembakan, tidak menghasilkan satu gol pun, sebuah statistik yang menyoroti masalah utama tim dalam penyelesaian akhir.
Hasil imbang tersebut membuat Forest tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Primer Inggris, hanya unggul tiga poin dari zona degradasi. Keputusan pemecatan Dyche, yang sebelumnya berhasil membawa Forest bangkit dari zona degradasi pada awal masa kepelatihannya, tampaknya merupakan respons langsung dari pemilik klub terhadap performa yang dianggap tidak memuaskan dan minimnya kontribusi gol dari lini serang.
Tantangan di Nottingham Forest
Vitor Pereira akan menghadapi tantangan besar setibanya di City Ground. Ia harus segera beradaptasi dengan skuad dan menemukan formula yang tepat untuk meningkatkan performa tim, terutama dalam hal produktivitas gol. Selain itu, ia juga akan memimpin Forest dalam menghadapi jadwal padat, termasuk pertandingan penting di Liga Europa melawan Fenerbahce.
Posisi Forest yang berdekatan dengan zona degradasi menuntut hasil instan. Pereira diharapkan mampu memberikan dampak positif segera, memanfaatkan pengalamannya dalam menyelamatkan tim dari ancaman degradasi. Kepercayaan pemilik klub terhadap kemampuannya akan menjadi modal penting dalam upaya Forest bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris musim depan.
Fabrizio Romano, seorang jurnalis ternama di dunia transfer sepak bola, mengonfirmasi penunjukan tersebut melalui akun media sosialnya. “Nottingham Forest menunjuk Vitor Pereira sebagai pelatih kepala baru hingga akhir musim. Kesepakatan telah disegel dengan manajer asal Portugal tersebut yang akan mengambil alih #NFFC setelah Sean Dyche dipecat,” tulis Romano.
Ikuti Ihram.co.id
