— Insiden tekel Diogo Dalot terhadap Jeremy Doku dalam laga Derby Manchester di Old Trafford memicu gelombang protes dari pendukung Manchester City di media sosial. Sejumlah pihak, termasuk mantan wasit Premier League, mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan yang tidak memberikan kartu merah kepada bek Manchester United tersebut.

Analisis Mantan Wasit Premier League

Mantan wasit Liga Inggris, Mark Halsey, memberikan penilaian tegas bahwa pelanggaran yang dilakukan Diogo Dalot terhadap Jeremy Doku layak diganjar kartu merah. Halsey menilai intensitas tekel dan risiko cedera bagi lawan seharusnya menjadi dasar bagi wasit untuk mengusir pemain asal Portugal tersebut dari lapangan.

Keputusan wasit di lapangan serta Video Assistant Referee (VAR) yang tidak memberikan sanksi maksimal memicu perdebatan mengenai konsistensi penegakan aturan. Halsey menekankan bahwa dalam situasi serupa di laga lain, tindakan seperti itu biasanya berujung pada hukuman berat.

Sorotan Fans Terkait Bias Wasit di Old Trafford

Netizen dan pendukung Manchester City menyuarakan kekecewaan mereka melalui berbagai platform media sosial dengan menyoroti fenomena “home bias”. Muncul anggapan bahwa keputusan wasit cenderung menguntungkan tim tuan rumah saat pertandingan berlangsung di Old Trafford.

Poin-poin keberatan yang disampaikan fans mencakup perbandingan insiden Dalot dengan kasus kartu merah lain yang terjadi di Premier League sepanjang musim ini. Ketidakpuasan ini berkembang menjadi diskusi mengenai standar ganda dalam penilaian pelanggaran yang dilakukan oleh pemain dari klub besar di kandang sendiri.

Sentimen Media Sosial dan Psikologi Massa

Kemarahan publik sepak bola, khususnya pendukung The Citizens, diperkuat oleh narasi ketidakadilan yang berulang dalam laga-laga krusial. Analis media di Inggris mencatat bahwa reaksi keras di media sosial merupakan bentuk tekanan massa terhadap otoritas wasit (PGMOL) untuk memberikan transparansi terkait keputusan-keputusan kontroversial.

Sentimen negatif yang berkembang tidak hanya menyasar wasit utama, tetapi juga efektivitas penggunaan VAR dalam mendeteksi pelanggaran serius. Para pakar media Inggris menilai bahwa inkonsistensi ini merusak integritas kompetisi dan memicu kecurigaan sistematis di kalangan penggemar sepak bola.

Informasi mengenai penilaian wasit dan reaksi atas insiden Derby Manchester tersebut dihimpun dari laporan Ihram.co.id dan Detik Sport.