Ihram.co.id — Oliver Glasner mengonfirmasi akan meninggalkan kursi manajer Crystal Palace pada akhir musim ini setelah kontraknya habis. Manajer asal Austria tersebut menegaskan keputusannya murni karena keinginan mencari tantangan baru, sekaligus menepis rumor ketidaksenangan terhadap kebijakan transfer klub.
Glasner membantah kabar yang menyebut dirinya kecewa dengan aktivitas transfer Palace pada musim panas lalu, termasuk rencana penjualan kapten Marc Guehi. Dalam konferensi pers menjelang laga kontra Sunderland, Glasner menjelaskan bahwa ia sudah berkomunikasi dengan pemilik klub, Steve Parish, sejak Oktober lalu.
“Saya memberi tahu Steve bahwa saya hanya mencari tantangan baru. Saya memberi tahu dia pada bulan Oktober, ini tidak ada hubungannya dengan jendela transfer,” ujar Glasner seperti dikutip dari Sky Sports.
Rumor Ketertarikan Manchester United
Keputusan Glasner ini diprediksi akan memperkuat spekulasi kepindahannya ke Manchester United. Saat ini, Setan Merah masih ditangani oleh manajer interim Michael Carrick setelah pemecatan Ruben Amorim.
Gaya kepelatihan Glasner yang sering menggunakan sistem tiga bek dinilai memiliki kemiripan dengan skema Amorim, namun dianggap lebih fleksibel dalam implementasi taktik di lapangan. Meski demikian, Glasner mengaku belum menjalin komunikasi dengan pihak manapun.
Komitmen Hingga Akhir Musim
Meski sudah mengumumkan kepergiannya, Glasner berjanji akan tetap memberikan performa maksimal bagi Crystal Palace hingga kompetisi berakhir. Ia ingin memastikan klub menutup musim dengan pencapaian sejarah yang manis.
“Saya belum berbicara dengan klub lain. Saya berjanji kepada para pemain hari ini bahwa saya akan memberikan yang terbaik untuk mencatatkan musim terbaik dalam sejarah Crystal Palace,” tegasnya.
Saat ini, perolehan poin Palace tercatat empat angka lebih baik dibandingkan periode yang sama pada musim lalu. Glasner pun bertekad membawa trofi ke Selhurst Park sebelum masa jabatannya berakhir.
Ikuti Ihram.co.id
