Ihram.co.id — Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mengumumkan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini saat kontraknya berakhir pada Juni 2026 mendatang. Keputusan ini memicu spekulasi mengenai masa depannya yang kini dikaitkan dengan posisi manajer tetap di Manchester United.
Keputusan Sejak Oktober 2025
Glasner mengungkapkan bahwa keputusan untuk hengkang sebenarnya sudah diambil sejak Oktober 2025 setelah bertemu dengan pemilik Palace, Steve Parish. Keduanya sepakat untuk merahasiakan informasi tersebut selama tiga bulan demi kepentingan klub.
“Keputusan sudah diambil, beberapa bulan yang lalu. Saya bertemu Steve pada bulan Oktober, saat jeda internasional,” ujar Glasner seperti dikutip dari Sky Sports.
Ia baru menyampaikan keputusan tersebut kepada skuad hari ini agar tim memiliki kejelasan situasi. Glasner menyebut jadwal padat sebelumnya menjadi alasan mengapa pengumuman ini baru dilakukan sekarang.
Bantahan Terkait Isu Bursa Transfer
Manajer asal Austria ini menegaskan bahwa keputusannya pergi bukan karena kekecewaan terhadap kebijakan transfer klub. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa ia mengancam pergi akibat rumor penjualan Marc Guehi ke Liverpool pada musim panas lalu.
Glasner menyatakan bahwa ia murni ingin mencari tantangan baru dalam kariernya. “Saya memberi tahu Steve bahwa saya hanya mencari tantangan baru. Ini tidak ada hubungannya dengan jendela transfer,” cetusnya.
Rekam Jejak Prestasi di Crystal Palace
Sejak bergabung pada Februari 2024, Glasner dianggap sukses memimpin Crystal Palace. Ia berhasil membawa tim menjuarai Piala FA musim lalu dengan mengalahkan Manchester City di laga final.
Prestasi tersebut membawa Palace tampil di kompetisi Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah klub. Kesuksesan inilah yang membuat nama Glasner masuk dalam bursa calon manajer tetap Manchester United.
Ikuti Ihram.co.id
