Ihram.co.id — Legenda Manchester United, Paul Scholes, menyuarakan keraguan terhadap kemampuan Michael Carrick untuk menjadi pelatih jangka panjang bagi klub berjuluk Setan Merah tersebut. Scholes justru menilai Carlo Ancelotti sebagai sosok pelatih yang sempurna untuk memimpin Manchester United di masa depan.
Pernyataan ini disampaikan Scholes dalam sebuah siniar bertajuk “The Good, The Bad & The Football”. Meskipun mengakui pencapaian luar biasa Carrick selama menjabat sebagai pelatih sementara, Scholes menekankan pentingnya pengalaman dalam memenangkan trofi bagi sebuah klub sebesar Manchester United.
Carrick Cetak Rekor Impresif
Michael Carrick memang tampil impresif sejak ditunjuk sebagai pelatih sementara menggantikan Ruben Amorim pada awal tahun 2026. Dalam tujuh pertandingan pertamanya di Liga Inggris, Carrick berhasil mencatatkan enam kemenangan dan satu hasil imbang. Prestasi ini menjadikannya pelatih dengan rekor terbaik dalam sejarah Liga Inggris pada tujuh laga awal. Berkat performa gemilang tersebut, Manchester United berhasil merangkak naik ke posisi tiga besar klasemen sementara Liga Inggris musim 2025/26.
Performa apik Carrick ini bahkan telah memberikan tekanan kepada para pengambil keputusan di klub untuk mempertimbangkan statusnya sebagai pelatih permanen. Namun, Scholes berpendapat bahwa klub perlu melihat lebih jauh dari sekadar hasil positif jangka pendek.
Ancelotti Dianggap Pelatih Ideal
Berbeda dengan penilaiannya terhadap Carrick, Paul Scholes menyebut Carlo Ancelotti sebagai sosok pelatih yang ideal. “Yang sempurna di luar sana, saya katakan sempurna, (Carlo) Ancelotti masih di luar sana,” ujar Scholes. Ia menambahkan bahwa Ancelotti, yang saat ini menjabat sebagai pelatih tim nasional Brasil, memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk membuat para pemain merasa berharga dan mampu membawa kesuksesan.
Scholes mengapresiasi rekam jejak Ancelotti yang telah terbukti dalam memenangkan berbagai trofi bergengsi, termasuk lima gelar Liga Champions dan gelar juara di lima liga top Eropa. Pengalaman ini, menurut Scholes, sangat krusial bagi Manchester United yang selalu menargetkan gelar juara.
Keraguan Pengalaman Carrick
Sebagai mantan rekan setim Carrick selama 160 pertandingan di Manchester United dan tim nasional Inggris, Scholes secara terbuka meragukan pengalaman Carrick dalam memenangkan trofi untuk klub. “Pertanyaannya (sekarang) adalah, apakah (Michael) Carrick memiliki pengalaman (dalam memenangkan trofi untuk klub)?” tanyanya.
Scholes membandingkan situasi Carrick dengan Ole Gunnar Solskjær, yang dinilainya memiliki kemampuan manajemen pemain yang baik namun diragukan dalam hal pengalaman memenangkan trofi. “Pertanyaan yang sama akan diajukan kepada Michael (Carrick),” pungkas Scholes, menekankan bahwa pencapaian luar biasa Carrick sejauh ini belum cukup untuk menjamin kesuksesannya di masa depan.
Ancelotti dan Posisi Brasil
Carlo Ancelotti saat ini memang tengah memimpin tim nasional Brasil untuk persiapan Piala Dunia 2026. Namun, Scholes berpendapat bahwa daya tarik Manchester United bisa saja menggoda pelatih berpengalaman tersebut untuk kembali ke kancah sepak bola klub. Usia Ancelotti yang kini menginjak 66 tahun sempat menjadi bahan pertimbangan Scholes, namun ia tetap menilai Ancelotti sebagai pilihan utama.
Meskipun demikian, Scholes juga mengakui bahwa Ancelotti berpotensi memperpanjang kontraknya dengan timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030. Hal ini tentu menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan oleh Manchester United dalam upaya mereka mencari pelatih permanen.
Manajemen Pemain vs Taktik
Paul Scholes lebih condong pada tipe manajer yang memiliki kemampuan sebagai “man-manager”, yaitu sosok yang mampu mengelola hubungan baik dengan pemain dan memahami kebutuhan mereka, layaknya Sir Alex Ferguson. Ia berpendapat bahwa klub sebesar Manchester United membutuhkan pelatih yang tidak hanya ahli taktik, tetapi juga mampu mengangkat moral dan performa pemain.
“Anda berada di klub besar dengan pemain yang bagus yang tahu apa yang mereka lakukan, mungkin mereka membutuhkan man-manager lebih dari apa pun,” jelas Scholes. Ia melihat Ancelotti sebagai contoh ideal dari man-manager yang sukses di klub-klub besar seperti Real Madrid dan AC Milan, bersama dengan Zinedine Zidane.
Scholes juga menyoroti bahwa pencapaian Michael Carrick sejauh ini belum teruji dalam menghadapi adversitas. “Pengalaman adalah hal yang hebat bagi seseorang seperti Ancelotti (saya tahu itu terdengar jelas) tetapi kita belum tahu bagaimana Michael Carrick akan menghadapi sedikit kesulitan,” tutup Scholes.
Ikuti Ihram.co.id
