Ihram.co.id — Gelandang andalan Barcelona, Pedri, telah kembali bergabung dengan sesi latihan grup timnya pada Kamis (19/2/2026). Kembalinya pemain berusia 23 tahun ini memberikan suntikan moral signifikan bagi Barcelona menjelang pertandingan lanjutan La Liga melawan Levante yang dijadwalkan pada Minggu (22/2/2026).
Pedri telah absen selama hampir satu bulan akibat cedera hamstring yang dideritanya. Cedera tersebut ia dapatkan saat Barcelona menghadapi Slavia Prague dalam lanjutan Liga Champions pada Januari lalu. Absennya Pedri telah membuat Barcelona kehilangan salah satu motor serangan utamanya, yang berimbas pada dua kekalahan beruntun yang dialami tim dalam beberapa pekan terakhir melawan Atletico Madrid dan Girona.
Kembalinya Sang Maestro ke Lapangan
Kepulangan Pedri ke sesi latihan grup ini menandai langkah besar dalam pemulihannya. Laporan dari AS melalui Javi Miguel menyebutkan bahwa Pedri telah mengikuti sebagian dari sesi latihan tim pada hari Kamis. Pemain internasional Spanyol ini telah menunjukkan progres positif pasca-cedera, dan diperkirakan akan mendapatkan lampu hijau untuk kembali beraksi di lapangan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan akan berhati-hati dalam mengelola menit bermain Pedri. Tujuannya adalah untuk memastikan sang pemain kembali ke performa puncak tanpa mengambil risiko cedera kambuhan, terutama menjelang fase krusial musim ini.
Rencana awal adalah memberikan Pedri kesempatan bermain di babak kedua pertandingan melawan Levante untuk membangun kembali ritme dan kebugaran pertandingannya.
Target Penampilan dan Pemulihan Bertahap
Menurut berbagai laporan, termasuk dari Mundo Deportivo dan Sport, Barcelona menargetkan kembalinya Pedri pada pertandingan melawan Levante. Rencananya, Pedri akan diturunkan untuk bermain sekitar 15 hingga 20 menit di babak kedua pertandingan yang akan digelar di Spotify Camp Nou tersebut. Langkah ini diambil untuk mengembalikan rasa percaya diri dan kebugaran bertanding sang pemain secara bertahap.
Jika tidak ada kendala atau kemunduran dalam pemulihannya, Pedri diharapkan dapat bermain lebih banyak, bahkan mungkin sebagai starter, pada pertandingan berikutnya melawan Villarreal di La Liga.
Target jangka panjangnya adalah agar Pedri dapat tampil dalam kondisi 100% saat Barcelona menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey. Misi tersebut krusial bagi Barcelona untuk membalikkan defisit empat gol dari leg pertama.
Dampak Absennya Pedri dan Harapan Baru
Selama absennya Pedri, Barcelona memang masih mampu meraih beberapa kemenangan, namun ketidakhadiran pemain berusia 23 tahun ini terasa signifikan. Kontrol permainan di lini tengah, progresi bola, dan kreasi peluang tampak berkurang. Kehadiran Pedri tidak hanya vital secara teknis, tetapi juga dalam memberikan keseimbangan dan organisasi bagi permainan tim.
Kembalinya Pedri diharapkan dapat mengembalikan stabilitas dan kekompakan tim. Pelatih Hansi Flick akan memiliki lebih banyak opsi taktik dan dapat mengembalikan kejernihan permainan tim. Kehadiran kembali pemain yang dianggap sebagai “konduktor orkestra” ini menjadi angin segar bagi Barcelona di tengah upaya mereka untuk bangkit dari rentetan hasil minor dan bersaing di semua kompetisi yang tersisa.
Sebelum mengalami cedera hamstring pada 21 Januari lalu, Pedri telah tampil dalam 25 pertandingan di semua kompetisi untuk Barcelona musim ini, mencetak dua gol dan delapan assist. Pemulihannya yang berjalan lancar memberikan harapan baru bagi Barcelona untuk mengakhiri musim dengan kuat.
Ikuti Ihram.co.id
