— Menjelang penutupan jendela transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta resmi memperkenalkan pemain baru, bek tengah asal Belanda Jop van der Avert. Kehadiran pemain 25 tahun ini menambah opsi di lini belakang Laskar Mataram, menjelang laga pekan ke-20 yang sarat gengsi melawan Persis Solo.

Van der Avert menjadi rekrutan pertama PSIM pada bursa transfer paruh musim. Sementara itu, klub melepas empat pemain, yakni Rafinha, Kasim Botan, Diandra Diaz, dan Ikhsan Chan. Aktivitas transfer yang minim ini dikarenakan keterbatasan anggaran, sehingga PSIM memilih strategi berhemat.

Jop van der Avert, Bermain Pertama Kali di Indonesia

PSIM menjadi klub Indonesia pertama yang diperkuat oleh Jop van der Avert. Sebelumnya, bek kelahiran Bergen op Zoom, Belanda ini banyak menghabiskan karier di tanah kelahirannya dan sempat semusim bermain di Korea Selatan bersama Cheongju FC. Dengan tinggi badan 186 cm, kehadirannya diharapkan bisa memperkuat lini pertahanan PSIM.

Peluang Debut di Laga Derby Mataram

Jop van der Avert berpeluang langsung melakukan debut saat PSIM menghadapi Persis Solo di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (6/2/2026). Menurut manajer PSIM, Razzi Taruna, adaptasi pemain menjadi prioritas.

“Harapannya Jop segera bisa beradaptasi dan berkontribusi untuk PSIM. Untuk laga melawan Persis, bisa jadi sudah ikut bermain,” ujar Razzi, Rabu (4/2/2026).

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih, dengan mempertimbangkan kondisi fisik sang pemain. Razzi menambahkan, “Secara administrasi tidak ada hambatan, tapi apakah faktor fisik sudah siap atau belum, itu menjadi keputusan pelatih.”

Rekam Jejak Karier

Jop van der Avert menimba ilmu di berbagai akademi Belanda, seperti MOC’17 Bergen op Zoom, RBC Roosendaal, dan NAC Breda (2011-2019). Pada 2020, ia memperkuat Willem II U-21, lalu bergabung dengan FC Dordrecht pada 2021 dan menghabiskan empat tahun di sana. Musim 2024/2025, ia bermain untuk Cheongju FC di Liga 2 Korea Selatan, mencatatkan 19 penampilan dengan 17 kali sebagai starter.

Kehadiran Jop van der Avert diprediksi memberi stabilitas tambahan bagi lini belakang PSIM. Penggemar tentu penasaran melihat bagaimana pemain Belanda ini bisa menyesuaikan diri dengan atmosfer BRI Super League, khususnya dalam laga berat seperti Derby Mataram.