Ihram.co.id — Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, merasakan pengalaman emosional yang mendalam saat timnya melakoni laga tandang melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026). Kunjungan ke Solo memiliki makna spesial karena kota tersebut merupakan tempat kelahiran leluhurnya.
Bagi Thom Haye, Solo adalah tanah kelahiran kakeknya yang lahir sekitar satu abad lalu. Akar keluarga yang kuat di kota Jawa Tengah itu menjadi alasan utama di balik perasaan haru yang ia rasakan. “Sejujurnya, beberapa hari terakhir ini terasa sedikit emosional bagi saya. Jika dipikirkan, sekitar 100 tahun yang lalu kakek saya lahir di sini (Solo),” ujar Thom Haye, dikutip dari laman Persib.co.id.
Ikatan Keturunan dan Kebanggaan
Solo bukan hanya sekadar kota di Indonesia bagi Thom Haye, melainkan tempat yang memiliki ikatan historis dengan keluarganya. Kakeknya lahir di Surakarta pada 30 Desember 1925, dan neneknya berasal dari Kawangkoan, Sulawesi Utara, lahir pada 21 September 1933. Garis keturunan inilah yang kemudian membuat pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, 9 Februari 1995 ini memenuhi syarat untuk dinaturalisasi dan membela Tim Nasional Indonesia.
Kehadiran Thom Haye di lapangan hijau, terutama saat membela Timnas Indonesia, merupakan bukti nyata dari ikatan darah dan kebanggaan akan warisan leluhurnya. Pengalaman bermain di Solo menjadi momen yang sangat dinantikan dan penuh semangat baginya. “Saya sangat menantikannya dan sangat bersemangat. Ini adalah hari yang istimewa bagi keluarga saya,” tambahnya.
Kemenangan yang Memperlengkap Kebahagiaan
Kebahagiaan Thom Haye semakin lengkap dengan kemenangan yang diraih Persib Bandung atas Persis Solo dalam laga pekan ke-19 Super League 2025/26 tersebut. Kemenangan ini dianggap sebagai pelengkap sempurna bagi dirinya dan keluarganya yang berada di Belanda.
“Saya sangat senang kami bisa meraih kemenangan,” ucap Thom Haye. Ia menambahkan bahwa Stadion Manahan merupakan salah satu lapangan terbaik yang pernah ia mainkan di Indonesia musim ini.
Keterbatasan Waktu di Solo
Meskipun merasakan momen emosional dan kebahagiaan di Solo, Thom Haye mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk menjelajahi kota tersebut lebih dalam. Jadwal padat bersama Persib yang mengharuskannya fokus pada persiapan laga kandang berikutnya melawan Malut United pada pekan ke-20 Super League, Jumat (6/2/2026), membatasi geraknya.
“Ya memang agak sulit karena kami kebanyakan hanya diam di hotel. Saya mencoba melihat-lihat sedikit dan menikmatinya, tetapi saya benar-benar ingin kembali lagi ke sini saat memiliki waktu,” ungkapnya. Keinginan untuk kembali ke Solo di masa depan pun ia sampaikan, berharap dapat lebih banyak merasakan atmosfer kota kelahirannya sang kakek.
Ikuti Ihram.co.id
