— Pep Guardiola menyindir wasit debutan Farai Hallam usai insiden penalti Manchester City kontra Wolves. Komentar Guardiola muncul setelah Hallam memimpin laga Premier League tersebut.

Guardiola mempertanyakan keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada Manchester City. Insiden handball Yerson Mosquera di kotak penalti menjadi sorotan utama Guardiola. Sikap Guardiola terhadap wasit debutan itu memicu perhatian publik dan media.

Sindiran Pedas Guardiola

Usai pertandingan, Guardiola dilaporkan mendatangi Hallam untuk bersalaman. Dalam momen tersebut, ia melontarkan kalimat bernada menyindir, “Dia membuat debut yang luar biasa. Sekarang semua orang akan mengenalnya,” ucap Guardiola dikutip dari dailymail, yang dinilai penuh dengan sarkasme.

Komentar ini memicu perdebatan mengenai gaya kepemimpinan Guardiola yang dinilai mulai menunjukkan sisi negatif, mirip dengan yang sering dilekatkan pada Jose Mourinho. Guardiola sebelumnya juga pernah terlibat kontroversi, seperti mempertanyakan status seorang jurnalis Sky Sports dan pernah mengatakan kepada wartawan, “Hidup saya lebih baik daripada hidupmu.” Insiden lain yang juga disorot adalah ketika ia menarik headphone seorang juru kamera yang sedang bertugas.

Keputusan Wasit yang Dipertanyakan

Dalam laga tersebut, wasit keempat Darren England sempat meminta Hallam untuk meninjau ulang insiden handball melalui monitor VAR. Setelah meninjau selama tiga menit 20 detik, Hallam tetap pada keputusan awalnya untuk tidak memberikan penalti kepada Manchester City.

Keputusan Hallam ini diapresiasi oleh beberapa pihak, termasuk mantan wasit Premier League. “Betapa menyegarkan! Kerja bagus, Farai,” ujar mantan wasit Mark Halsey. “Fair play untuknya,” timpal eks-official lainnya, Mike Dean.

Para pengamat menilai, keputusan Hallam yang teguh pada pendiriannya di tengah tekanan merupakan kemenangan akal sehat dan naluri manusia di atas teknologi. Situasi ini seharusnya menjadi contoh bagi wasit lain untuk lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

Harapan untuk Wasit dan Guardiola

Ada harapan agar Hallam tidak terpengaruh oleh sindiran Guardiola. Pihak Professional Game Match Officials Limited (PGMO) sebagai badan pengelola wasit, diharapkan dapat menindaklanjuti insiden ini dengan mengingatkan Guardiola untuk memberikan respek kepada tim wasit dan menghentikan komentar negatif.

Guardiola sendiri dilaporkan menantikan permintaan maaf dari Ketua PGMO, Howard Webb. Ia bahkan menyarankan waktu yang tepat untuk menerima telepon tersebut, “Jangan tunggu sampai Rabu, kami ada Liga Champions. Kami sibuk,” katanya.

Kritik terhadap Guardiola semakin tajam ketika ia mengaitkan enam gelar City dalam sembilan tahun dengan keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. Pandangan ini dianggap tidak berdasar, terutama mengingat kemenangan City atas Wolves yang merupakan salah satu tim terlemah di liga musim ini, dengan skor 2-0.