— Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim 2025-2026, meskipun baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Nottingham Forest di Stadion Etihad pada Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Hasil imbang ini membuat jarak poin dengan pemuncak klasemen, Arsenal, melebar menjadi tujuh poin, meskipun City masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Guardiola menyatakan kekecewaannya terhadap performa anak asuhnya, namun ia menekankan bahwa perjuangan timnya belum berakhir. “Kami sudah melakukan segalanya, kami tidak banyak kebobolan dan memiliki peluang di akhir pertandingan, terutama, tapi ya, terus berjuang,” ujar Guardiola, dilansir dari CNBC. Ia enggan mengomentari keputusan wasit terkait potensi penalti yang tidak diberikan untuk timnya, memilih untuk fokus pada laga berikutnya.

City Tertahan di Kandang Sendiri

Pertandingan melawan Nottingham Forest diwarnai drama. Manchester City sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Antoine Semenyo pada menit ke-31, memanfaatkan umpan dari Rayan Cherki. Gol ini merupakan yang ketujuh bagi Semenyo sejak bergabung dengan City pada Januari lalu. City mendominasi penguasaan bola, namun Forest mampu menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol brilian Morgan Gibbs-White pada menit ke-56, yang dicetak dengan teknik tendangan balik.

Tak lama berselang, pada menit ke-62, Rodri berhasil membawa Manchester City kembali unggul melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun, semangat juang Nottingham Forest kembali terbukti ketika Elliot Anderson mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-76, setelah melakukan kerja sama satu-dua dengan Callum Hudson-Odoi. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-2 tidak berubah, meskipun Manchester City memiliki beberapa peluang emas di menit-menit akhir pertandingan, termasuk upaya Bernardo Silva yang digagalkan di garis gawang oleh Forest.

Jarak Poin dengan Arsenal Melebar

Hasil imbang ini menjadi pukulan bagi Manchester City dalam upaya mereka mengejar Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. Dengan kemenangan Arsenal atas Brighton & Hove Albion dengan skor 1-0 pada pertandingan lainnya, The Gunners kini mengumpulkan 67 poin dari 29 pertandingan. Sementara itu, Manchester City tertahan di posisi kedua dengan 60 poin dari 29 pertandingan. Selisih tujuh poin ini menjadi tantangan berat bagi City, mengingat liga menyisakan beberapa pertandingan lagi.

Pep Guardiola menyadari betapa krusialnya setiap poin dalam perburuan gelar juara. “Kami harus terus berjuang,” ungkapnya, menekankan bahwa timnya tidak akan meremehkan sisa pertandingan yang ada. Manchester City sendiri memiliki rekor yang cukup baik, tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Namun, hasil imbang ini menunjukkan bahwa mereka masih rentan kehilangan poin, terutama ketika menghadapi tim yang bermain disiplin dan memiliki determinasi tinggi.

Fokus ke Laga Berikutnya

Meskipun harus menerima hasil yang kurang memuaskan, Guardiola dan skuad Manchester City kini mengalihkan fokus mereka ke pertandingan selanjutnya. Manchester City dijadwalkan akan menghadapi Newcastle United pada putaran kelima Piala FA di Stadion Saint James’ Park pada Minggu (8/3/2026). Guardiola menyatakan bahwa timnya sudah terbiasa bermain di banyak kompetisi dan siap menghadapi jadwal padat yang menanti.

“Kami sudah terbiasa bermain di banyak kompetisi, siap untuk pertandingan itu,” ujar Guardiola. Ia juga menyatakan bahwa timnya siap memberikan kejutan dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim 2025-2026. Dengan sisa pertandingan yang ada, termasuk potensi pertemuan langsung dengan Arsenal, Manchester City masih memiliki peluang untuk memperkecil jarak dan membalikkan keadaan, asalkan mampu meraih kemenangan di setiap laga dan berharap rival mereka terpeleset.