Ihram.co.id — Industri perfilman Hollywood tengah bersiap menghadapi salah satu bentrokan box office paling ambisius dalam satu dekade terakhir. Dua raksasa sinema, Avengers: Doomsday dari Marvel Studios dan Dune: Part Three garapan Denis Villeneuve, dijadwalkan rilis pada hari yang sama, yakni 18 Desember 2026.
Namun, laporan terbaru menunjukkan Marvel Studios mungkin harus menghadapi tantangan berat di sektor teknologi layar lebar.
Meskipun Avengers merupakan waralaba dengan pendapatan tertinggi, Avengers: Doomsday dikabarkan terancam tidak akan tayang di format IMAX saat minggu pembukaannya. Masalah utama bagi Marvel bukan datang dari potensi jumlah penonton, melainkan dari kontrak teknis yang sangat ketat.
Sutradara Denis Villeneuve dikenal sebagai anak emas format IMAX, dan hal ini memberikan keunggulan strategis bagi pihak Warner Bros.
Dominasi Kontrak Eksklusif Dune: Part Three
Menurut laporan dari JoBlo pada Selasa (20/1/2026), Warner Bros. dikabarkan telah mengunci kontrak eksklusivitas selama tiga minggu penuh dengan IMAX untuk penayangan Dune: Part Three.
Jika jadwal rilis tidak berubah, seluruh layar IMAX di seluruh dunia akan didedikasikan sepenuhnya untuk petualangan Paul Atreides di Arrakis. Kondisi ini membuat Robert Downey Jr. yang memerankan Doctor Doom terancam kehilangan akses ke format layar premium tersebut di awal perilisannya.
Alasan di balik keputusan IMAX memberikan prioritas kepada Dune didasari oleh pertimbangan teknis yang sangat kuat. Berikut adalah perbandingan teknis antara kedua film tersebut:
| Aspek Perbandingan | Dune: Part Three | Avengers: Doomsday |
|---|---|---|
| Metode Produksi | Kamera IMAX Native | Format Standar Digital |
| Aspek Rasio | 1.43:1 (Penuh) | 1.90:1 (Adaptasi) |
| Durasi Eksklusivitas | 3 Minggu | Belum Ditentukan |
Fenomena Dunesday dan Dampak Ekonomi
Bentrokan ini mulai dijuluki oleh para penggemar sebagai fenomena Dunesday. Berbeda dengan tren Barbenheimer yang saling mendukung, situasi kali ini dianggap lebih kompetitif karena kedua film merupakan blockbuster sci-fi berbiaya tinggi yang memperebutkan pangsa pasar serupa.
Kehilangan layar IMAX adalah pukulan besar bagi Marvel Studios, mengingat format ini menyumbang persentase pendapatan signifikan dari harga tiket yang lebih mahal.
Para pengamat industri meragukan kedua film ini akan benar-benar beradu pada tanggal yang sama. Muncul spekulasi bahwa salah satu pihak akan mengalah untuk mengamankan pendapatan maksimal:
- Opsi Marvel: Tetap rilis sesuai jadwal dengan mengandalkan basis massa besar meski tanpa layar IMAX di minggu awal.
- Opsi Warner Bros: Menggeser Dune: Part Three ke Maret 2027, mengikuti kesuksesan jendela rilis musim semi pada film sebelumnya.
- Opsi IMAX: Membagi jatah layar, meski hal ini kecil kemungkinan terjadi karena kontrak eksklusivitas yang sudah ditandatangani.
Hingga saat ini, baik Disney maupun Warner Bros. masih bersikukuh dengan tanggal rilis mereka.
Bagi para penggemar yang menginginkan pengalaman visual maksimal, Dunesday mungkin akan memaksa mereka untuk memilih satu pihak atau bersabar menunggu giliran tayang di layar raksasa.
Ikuti Ihram.co.id
