Persaingan smartwatch kelas ultra semakin ketat. Apple dan Samsung menghadirkan perangkat wearable tangguh dengan material premium, fitur kesehatan canggih, serta performa kelas flagship melalui Apple Watch Ultra 3 dan Galaxy Watch Ultra.

Keduanya menawarkan spesifikasi yang terlihat mirip, mulai dari material titanium, fitur kesehatan lengkap, hingga baterai besar. Namun dengan selisih harga yang cukup signifikan, perbandingan keduanya menjadi menarik untuk melihat mana yang menawarkan nilai terbaik.

Berikut perbandingan lengkap berdasarkan desain, fitur kesehatan, performa, baterai, hingga harga.

Desain dan Layar

    Apple Watch Ultra 3 hadir dengan bodi titanium grade 5 berukuran 49 mm dengan perlindungan kaca safir dan bagian belakang keramik/safir. Perangkat ini memiliki sertifikasi IP6X untuk ketahanan debu, tahan air hingga 100 meter, sertifikasi penyelaman hingga 40 meter, serta standar militer MIL-STD-810H. Bobotnya sekitar 61,6 gram dan dirancang untuk penggunaan ekstrem.

    Samsung Galaxy Watch Ultra menggunakan titanium grade 4 dengan perlindungan safir dan bagian belakang keramik/safir. Perangkat ini memiliki sertifikasi IP68, ketahanan air 10ATM (100 meter), standar MIL-STD-810H, serta bobot sekitar 60,5 gram yang sedikit lebih ringan dan nyaman digunakan sehari-hari.

    Kesimpulan: Apple Watch Ultra 3 lebih unggul dari sisi ketahanan ekstrem dan sertifikasi diving, sementara Galaxy Watch Ultra lebih ringan dan nyaman.

    Kualitas dan Kecerahan Layar

    Apple Watch Ultra 3 menggunakan layar Retina LTPO3 OLED 1,98 inci dengan kecerahan puncak hingga 3.000 nits, membuat layar sangat mudah dibaca di bawah sinar matahari terik.

    Galaxy Watch Ultra menggunakan layar Super AMOLED 1,5 inci beresolusi 480×480 piksel dengan tampilan tajam dan kontras tinggi, tetapi tingkat kecerahannya tidak setinggi Apple.

    Kesimpulan: Apple Watch Ultra 3 unggul dalam visibilitas outdoor berkat layar jauh lebih terang.

    Fitur Kesehatan dan Kebugaran

      Apple Watch Ultra 3 dilengkapi sensor detak jantung, ECG (tergantung wilayah), SpO2, pengukuran suhu tubuh dan suhu air dengan akurasi tinggi, VO2 Max, altimeter always-on, depth gauge dengan akurasi ±1 meter, serta Emergency SOS via satelit. Fitur kedalaman dan keselamatan satelit menjadi nilai tambah untuk aktivitas eksplorasi.

      Galaxy Watch Ultra dibekali sensor BioActive yang mencakup detak jantung, ECG, SpO2, sensor suhu tubuh dan air, barometer, altimeter, serta pelacakan kebugaran lengkap untuk berbagai aktivitas olahraga. Fiturnya komprehensif untuk kebutuhan kesehatan harian.

      Keduanya juga mendukung pelacakan olahraga lengkap dan navigasi multi-GNSS dengan GPS dual-frequency.

      Kesimpulan: Apple Watch Ultra 3 lebih unggul untuk petualangan dan keselamatan ekstrem, sementara Galaxy Watch Ultra cukup lengkap untuk kebugaran umum.

      Performa dan Sistem Operasi

        Apple Watch Ultra 3 menjalankan watchOS 26 dan ditenagai chip Apple S10 dual-core dengan animasi halus serta integrasi kuat dengan iPhone. Perangkat ini memiliki penyimpanan 64GB dan dukungan Ultra Wideband generasi kedua.

        Galaxy Watch Ultra menjalankan Wear OS 5 dengan antarmuka One UI Watch 8 dan ditenagai chipset Exynos W1000 berbasis fabrikasi 3nm. Smartwatch ini menawarkan RAM hingga 2GB serta opsi penyimpanan 32GB atau 64GB dengan kompatibilitas luas terhadap aplikasi Google dan perangkat Android.

        Kesimpulan: Apple unggul dalam integrasi ekosistem, Samsung menawarkan fleksibilitas lebih luas. Pilihan bergantung pada smartphone pengguna.

        Baterai dan Konektivitas

          Apple Watch Ultra 3 menggunakan baterai 599mAh dengan pengisian nirkabel cepat hingga 80 persen dalam sekitar 45 menit. Fitur konektivitas mencakup LTE eSIM, GPS L1+L5, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS, Bluetooth 5.3, WiFi dual-band, NFC, serta konektivitas satelit.

          Galaxy Watch Ultra memiliki baterai 590mAh dengan pengisian nirkabel 10W serta dukungan LTE eSIM, GPS L1+L5, Bluetooth 5.3, WiFi dual-band, dan NFC.

          Kesimpulan: Kapasitas baterai hampir identik, namun Apple memiliki keunggulan konektivitas satelit untuk kondisi darurat.

          Harga

            Apple Watch Ultra 3 di Indonesia dibanderol sekitar Rp 14.9 Juta, sedangkan Galaxy Watch Ultra dibanderol Rp 8,29 Juta. Selisih harga tersebut membuat perangkat Samsung jauh lebih terjangkau meski menawarkan fitur yang relatif setara.

            Kesimpulan: Galaxy Watch Ultra unggul dari sisi value for money.

            Apple Watch Ultra 3 cocok untuk pengguna iPhone, petualang, dan atlet yang membutuhkan fitur outdoor ekstrem, layar sangat terang, serta teknologi keselamatan berbasis satelit.

            Sebaliknya, Galaxy Watch Ultra menawarkan ketahanan premium, performa tinggi, serta fitur kesehatan komprehensif dengan harga jauh lebih rendah. Dengan fitur yang mirip namun harga lebih terjangkau, Galaxy Watch Ultra menjadi pilihan lebih rasional bagi sebagian besar pengguna.